News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Resesi Ekonomi

Kaleidoskop 2022: Era Suku Bunga Tinggi Timbulkan Ancaman Resesi

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fenomena naiknya inflasi mulai memicu resesi. Tingkat inflasi yang melonjak akibat krisis energi imbas perang di Ukraina dan kendala pasokan akibat penguncian Covid-19 di China, membuat bank sentral beberapa negara menaikkan suku bunga.

Sebagai informasi, obligasi adalah bukti pinjaman atau utang yang diberikan oleh investor kepada penerbit obligasi. Obligasi bisa diterbitkan oleh perusahaan ataupun pemerintah.

Di sisi lain, Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira menyampaikan, kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,25 persen bakal berdampak pada naiknya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Menurutnya, kenaikan suku bunga acuan itu diprediksi akan terus meningkat hingga tiga kali di tahun 2023. Hal itu kata Bhima, sebagai upaya menahan laju pelemahan kurs rupiah dan pengendalian inflasi.

Baca juga: Perekonomian Inggris Makin Suram, Diprediksi Jatuh ke Jurang Resesi di 2023

"Tren bunga mahal terus terjadi melihat situasi global yang kompleks. Efeknya tentu ke suku bunga KPR floating rate bisa naik 2-3 persen tahun depan. Karena bank akan sesuaikan dengan suku bunga BI," ujar Bhima saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (30/11/2022).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini