Meski harga minyak mentah dunia cenderung turun akibat ancaman resesi ekonomi global, Agung meminta agar pemerintah tak gegabah menurunkan harga BBM subsidi.
Belum selesainya kondisi geopolitik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, masih membuat potensi harga minyak dunia melambung kembali.
"Jika Pemerintah menurunkan harga BBM subsidi namun tiba-tiba harga minyak dunia kembali naik, maka akan membuat posisi Pemerintah untuk menaikan harga BBM subsidi akan semakin sulit," ujarnya.
"Sebab penetapan harga BBM melibatkan proses politik yang sangat panjang. Lebih baik alokasi lebih dari berkurangnya konsumsi BBM subsidi dipergunakan untuk penggembangan energi baru terbarukan. Sehingga penggunaan subsidi BBM menjadi tepat sasaran," kata dia.
Baca tanpa iklan