Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM, SEOUL – Inflasi Korea Selatan turun ke level terendah pada Maret 2023, sedikit di bawah ekspektasi para ekonom.
Berdasarkan data resmi dari Badan Statistik Korea, indeks harga konsumen (CPI) Korea Selatan pada Maret 2023 sebesar 4,2 persen, sedikit lebih rendah dari CPI bulan sebelumnya yakni sebesar 4,8 persen.
Dilansir dari Reuters, itu adalah kenaikan tahunan paling lambat sejak Maret 2022.
Indeks naik 0,2 persen secara bulanan, setelah naik 0,3 persen di bulan sebelumnya, menurut Badan Statistik Korea.
Baca juga: Alih-alih Mereda, Inflasi Harga Toko di Inggris Justru Capai Data Tertinggi Baru
Badan Statistik Korea menyebut penurunan inflasi terjadi karena adanya kekhawatiran di sektor perbankan global yang tengah bergejolak.
Adapun rincian data juga menunjukkan harga produk minyak bumi 14,2 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya, yang menyebabkan inflasi melambat di bulan Maret. Selain itu, produk peternakan juga turun 1,5 persen.
Terlepas dari itu, Kementerian Keuangan dan bank sentral Korea (BoK) memperkirakan inflasi akan terus menurun setelah penyelesaian gangguan pasokan untuk beberapa bahan dan penurunan permintaan menyusul kenaikan suku bunga yang agresif secara global.
Baca tanpa iklan