Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amar Bank melaporkan laba bersih semester I 2023 sebesar Rp85,04 miliar dan berhasil mengubah kerugian pada tahun 2022 menjadi hasil yang menguntungkan.
Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian mengatakan, pada kuartal kedua, Amar Bank mencatat peningkatan total aset sebesar 22,55 persen secara Year-on-Year, didukung oleh pencapaian total Kredit sebesar Rp 2,05 triliun.
"Pencapaian tersebut merupakan hasil kontribusi Tunaiku sebagai platform pinjaman digital Amar Bank yang menyalurkan pinjaman kepada individu maupun UMKM, serta pertumbuhan dalam penyaluran kredit komersial dan korporasi," kata Vishal Tulsian dalam keterangannya, Senin (7/8/2023).
Dikatakanya, saat ini Amar Bank berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan kredit dengan mengembangkan kolaborasi antara Amar Bank dan platform digital, yang bertujuan untuk memperluas akses dan mendorong penyaluran kredit bagi mereka yang masih memiliki akses terbatas ke layanan keuangan,”
David Wirawan selaku Senior Vice President Finance Amar Bank mengatakan, Amar Bank konsisten menjaga efektivitas penyaluran kredit dan pengelolaan aset produktif secara prudent, tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 1,84 persen.
Selain itu, rasio BOPO juga mengalami tren penurunan, mencapai 85,82 persen dibandingkan dengan angka sebelumnya yaitu 121,20 persen pada Juni 2022.
"Kinerja positif pada kuartal kedua ini membuktikan komitmen Amar Bank yang terus mempertahankan profitabilitas dan semangat dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis sepanjang tahun 2023,” kata David.
Baca juga: Kuartal Pertama 2023, Amar Bank Bukukan Laba Bersih Rp34,3 Miliar
Ke depan, pihaknya akan berkomitmen untuk mempertahankan kinerja positifnya dengan menyediakan layanan keuangan digital yang inovatif guna meningkatkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, terutama individu dan UMKM yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan.
Baca tanpa iklan