TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis rupiah akan kembali menguat pada pekan depan.
Sebagai informasi, pada pekan ini rupiah terus tertekan hingga sempat anjlok ke Rp 16.700 per dolar AS.
"Mungkin pertengahan minggu depan juga sudah balik [menguat]. Selasa, Rabu, mesti sudah balik," kata Purbaya di Jakarta, dikutip Sabtu (27/9/2025).
Purbaya tidak khawatir dengan pelemahan ini. Ia percaya fondasi ekonomi Indonesia akan terus membaik ke depannya.
Bank Indonesia (BI) juga memiliki tujuan yang sama dengan Pemerintah RI, di mana mereka sama-sama menjaga stabilisasi ekonomi dan menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat.
Menurut dia, pelemahan pada pekan ini satu di antaranya dipicu oleh sentimen Himpunan Bank Negara (Himbara) yang akan menaikkan suku bunga deposito valuta asing (valas) dolar Amerika Serikat (AS) ke 4 persen.
Baca juga: Menkeu Purbaya Akan Evaluasi Serapan Anggaran BGN Pada Akhir Oktober 2025
Ia pun menegaskan bahwa pemerintah tidak ambil peran dalam keputusan tersebut.
"Apalagi dengan konferensi pers yang sekarang menyatakan bahwa enggak ada kebijakan dari Kementerian Keuangan yang 4 persen, saya pikir akan berkurang dengan cepat untuk [tekanan ke] nilai tukar rupiah," ujar Purbaya.
"Di samping itu, BI juga sesuai dengan wewenangnya menjaga nilai tukar dengan agresif, sungguh-sungguh, dan sesuai dengan peran mereka," sambungnya.
Baca tanpa iklan