News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bapanas: Bulog Serap Jagung Petani 16 Ribu Ton di September 2025

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SERAPAN JAGUNG BULOG - Realisasi penyerapan jagung dalam negeri mencapai 16 ribu ton dalam sebulan terakhir. Dalam sebulan total serapan jagung petani yang dibeli oleh Bulog mencapai 16 ribu ton. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Realisasi penyerapan jagung dalam negeri mencapai 16 ribu ton dalam sebulan terakhir. Dalam sebulan total serapan jagung petani yang dibeli oleh Bulog mencapai 16 ribu ton. 

"Tentu ini salah satunya karena andil dibantu oleh Bapak Kapolri beserta jajaran," kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dikutip, Kamis (9/10/2025).

Hingga 8 September, realisasi pengadaan jagung dalam negeri masih berada di angka 68 ribu ton. Kemudian per 8 Oktober telah mencapai 84,1 ribu ton atau naik 23,6 persen hanya selama sebulan. 

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi produksi jagung kadar air 14 persen Januari sampai November 2025 dapat mencapai 15,25 juta ton. Ini melebihi 1,19 juta ton dibandingkan periode sama di 2024 yang kala itu berada di angka 14,06 juta ton.

Secara bulanan, produksi di September 2025 di 1,28 juta ton dan mulai menurun di Oktober 2025 di 1,24 juta ton. Namun dapat kembali naik di November 2025 di 1,31 juta ton.

Sementara, perkembangan indeks Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP), dalam laporan BPS menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Di September 2025, indeks NTPP meraih titik kulminasi sepanjang 2025 ini di angka 113,95.

“Ini menjadi indeks NTPP tertinggi sejak April 2024. Kenaikan ini disebut andil dari kelompok padi sebesar 0,09 persen dan kelompok palawija, termasuk jagung, sebesar 1,10 persen,” kata Arief.

Untuk SPHP jagung pakan di 2025 sedang berjalan. Sasarannya kepada 2.109 peternak di 16 provinsi dengan target salur sebanyak 52,4 ribu ton.

Harga yang diberlakukan dalam SPHP jagung ini adalah Rp 5.000 per kilogram (kg) untuk pengambilan di gudang Bulog.

Baca juga: Pemerintah Mulai Salurkan Jagung SPHP, Targetnya hingga 52,4 Ribu Ton

Sedangkan, maksimal Rp 5.500 per kg sampai di tingkat peternak. Bapanas telah menyiapkan anggaran Rp 78,6 miliar sebagai subsidi harga bagi Bulog.

Arief mengatakan, pemerintah dan Polri berupaya memperkuat stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari panenan petani dalam negeri. 

 

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini