News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MIND ID Dukung Transformasi Industri Demi Peradaban

Penulis: Erik S
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ENERGI PERTAMBANGAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam Minerba Convex 2025

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah menegaskan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi sebagai strategi kunci dalam membangun ekonomi berdaulat dan berkelanjutan. 

Hal tersebut diupayakan penuh melalui Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) dalam pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam mineral agar mampu mendukung kelanjutan transformasi industri nasional demi peradaban masa depan. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam Minerba Convex 2025, mengatakan bahwa Indonesia tidak akan mundur dalam menjalankan agenda hilirisasi sumber daya alam, meskipun menghadapi berbagai tekanan dari pihak luar maupun dalam negeri.

Baca juga: Industri Pertambangan Tingkatkan Ekonomi, Pengamat Sorot Program Pemberdayaan Masyarakat

Menurutnya, hilirisasi telah terbukti memberikan nilai tambah besar bagi perekonomian nasional. Dia mencontohkan transformasi industri nikel yang awalnya hanya menghasilkan ekspor senilai 3,3 miliar Dolar AS pada 2017–2018, kini naik 35 - 40 miliar Dolar AS per tahun setelah pemerintah menghentikan ekspor bijih mentah dan mendorong pembangunan industri pengolahan dalam negeri.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam membangun roadmap pengelolaan sumber daya alam yang berbasis nilai tambah serta menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya, Rabu (15/10/2025).

Dia juga menyoroti keberhasilan pembangunan smelter tembaga oleh Freeport Indonesia di Gresik dengan investasi mencapai 3 miliar Dolar AS , yang kini mampu mengolah 3 juta ton konsentrat menjadi 50–60 ton emas per tahun. 

Selain itu, Bahlil mengungkapkan pemerintah pun sedang menyiapkan 18–20 proyek strategis senilai 38 miliar Dolar AS atau sekitar Rp618 triliun yang telah diserahkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia. 

Proyek-proyek ini diyakini mampu menciptakan lebih dari 1 juta lapangan kerja langsung dan tidak langsung, sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

Bahlil juga menekankan pentingnya pengelolaan tambang secara berkelanjutan dan berkeadilan, termasuk redistribusi izin usaha pertambangan (IUP) kepada UMKM, koperasi, dan BUMD daerah agar masyarakat lokal menjadi tuan di wilayahnya sendiri.

MIND ID pun menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi industri nasional sebagai bagian dari upaya membangun peradaban masa depan. 

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa sektor pertambangan memiliki peran penting dalam perjalanan panjang dalam memabngun peradaban manusia. 

Setiap mineral dari perut bumi telah banyak dimanfaatkan untuk mmebuat berbagai produk untuk mendukung kemajuan industri dan teknologi modern.

“MIND ID bersama seluruh anggota grup akan terus menjadi penggerak hilirisasi untuk dapat terus mendukung transformasi industri demi memberi manfaat besar bagi kehidupan masa depan,” ujar Pria.

Dia menjelaskan, perubahan bentuk energi dan teknologi di berbagai sektor menunjukkan bagaimana peran mineral tambang tetap menjadi inti dari setiap fase kemajuan industri. Dahulu batu bara menjadi tenaga utama lokomotif, kini kereta listrik berjalan dengan energi yang dihantarkan lewat kabel tembaga.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini