News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sengkarut Masalah Coretax: Eror di Awal Peluncuran, Diduga Ada Korupsi, hingga Digarap Lulusan SMA

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MASALAH CORETAX - Logo Coretax. Sengkarut baru Cortex diungkap oleh Purbaya di mana dia menyebut programmer yang membuat adalah lulusan SMA. Hal ini diketahui dari temuan tim. Di sisi lain, sejak awal peluncuran, Cortex memang sudah bermasalah dari maraknya eror hingga dugaan korupsi.

TRIBUNNEWS.COM - Sempat menjadi masalah bagi wajib pajak (WP) di awal tahun 2025, sistem pembayaran pajak satu pintu atau Coretax kini kembali diperbincangkan.

Hal ini berawal ketika Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa programmer yang menggarap sistem Coretax adalah lulusan SMA.

Adapun sistem Coretax digarap oleh perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) yaitu LG CNS-Qualysoft.

Sementara, tender pengadaan pembuatan Cortex sebesar Rp1,3 triliun.

Purbaya mengungkapkan temuan itu merupakan hasil kerja dari tim Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bahkan, dia sampai berkelakar bahwa temuan ini menjadi wujud Indonesia menjadi obyek 'penipuan' negara lain.

"Komentarnya lucu deh, begitu mereka dapat source codenya, dilihat sama orang saya, dia bilang, "wah ini programmer tingkat baru lulusan SMA". Jadi yang dikasih ke kita bukan orang jago-jagonya kelihatannya."

"Jadi ya Indonesia sering dikibuli asing. Begitu asing wah, apalagi K-pop, wah K-pop nih, tapi di bidang programmer beda ya, di K-pop, di film sama di nyanyi dan program beda," jelasnya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Nyatanya, sistem Coretax memang sudah bermasalah sejak awal peluncurannya yakni pada 31 Desember 2024.

Baca juga: Canda Purbaya Sebut Indonesia Sering Dikibulin Asing usai Tahu Programmer Coretax Lulusan SMA

Bahkan, pada Februari 2025, ada laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa mega proyek Coretax diduga dikorupsi.

Masalah di Awal Peluncuran, Sempat Ada Perusahaan Mau Gulung Tikar Imbas Coretax

Berdasarkan pemberitaan Kontan pada 5 Januari 2025, Coretax sudah menjadi keluhan bagi WP karena ketidaksiapan fitur-fitur penting seperti sertifikat digital dan e-faktur.

Dua fitur penting ini begitu berdampak terhadap sejumlah perusahaan karena menghambat pembuatan faktur pajak dan penagihan pelanggan.

Keluhan ini dibenarkan oleh Konsultan Pajak dari Botax Consulting Indonesia, Raden Agus Suparman.

"Benar, sampai dengan hari ini memang banyak Wajib Pajak yang mengeluhkan ketidaksiapan Coretax, terutama menu sertifikat digital dan efaktur," ujar Raden.

Raden mengungkapkan fitur seperti sertifikat digital adalah penting bagi WP dan perusahaan karena menjadi syarat agar bisa menginput data.

Dia mengatakan ketidaksiapan ini berdampak pada operasional bisnis harian perusahaan.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini