News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kiprah Pengusaha Muda dan Kontribusinya Bagi Perekonomian

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EKONOMI BANGSA - George Santos pengusaha muda bicara soal perekonomian masa depan bangsa.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam beberapa dekade terakhir, pembangunan ekonomi di Indonesia semakin menuntut peran sektor swasta dalam menciptakan nilai tambah. 

Kehadiran para pengusaha muda menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan investasi di berbagai daerah.

Dengan munculnya kelompok bisnis baru, lahirlah peluang untuk memperluas lapangan kerja sekaligus memperkuat daya saing nasional di tengah persaingan global.

Baca juga: Hipmi Dorong Kolaborasi Antarpihak untuk Perbanyak Generasi Pengusaha Muda

Kontribusi dunia usaha tidak hanya dilihat dari sisi keuntungan, melainkan juga dari dampaknya terhadap masyarakat luas.

Banyak perusahaan mulai merancang program yang berorientasi pada keberlanjutan, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Pola ini memperlihatkan bahwa perkembangan bisnis modern semakin erat kaitannya dengan kesejahteraan sosial.

Selain itu, kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi salah satu instrumen penting dalam memacu pertumbuhan daerah.

Melalui pengelolaan yang tepat, KEK mampu menghadirkan investasi besar, membuka ribuan lapangan kerja, dan mendorong terjadinya pemerataan pembangunan.

Kehadiran KEK di sejumlah wilayah Indonesia menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan seiring.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, ada sejumlah tokoh dan pengusaha yang memainkan peran penting.

Salah satunya adalah George Santos, pengusaha muda yang telah berhasil membangun bisnis di sektor pertambangan, pelayaran, investasi, PLTU, hingga hilirisasi alumina.

Salah satu tonggak penting dalam kiprahnya adalah pengelolaan KEK Galang Batang di Kabupaten Bintan yang mulai beroperasi pada akhir 2018.

Di bawah kepemimpinannya, kawasan ini berhasil menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja, mayoritas berasal dari masyarakat lokal.

“Bagi saya pertumbuhan bisnis harus selaras dengan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Santos, Selasa (28/10/2025).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini