News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menko AHY Sebut Bandara Komodo Labuan Bajo Perlu Pengembangan: Terasa Sesak

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANDARA KOMODO - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menegaskan perlunya percepatan peningkatan kapasitas Bandara Internasional Komodo.

Ringkasan Berita:

  • Bandara Komodo telah mengalami peningkatan signifikan arus penumpang pascapandemi, bahkan mendekati batas kapasitas maksimum.
  • AHY mendapati area ruang tunggu yang mulai terasa sempit.
  • Pengembangan bandara diperlukan karena sektor pariwisata sangat bergantung pada infrastrukturnya.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengusulkan agar kapasitas Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditingkatkan.

Menurut AHY, Bandara Komodo telah mengalami peningkatan signifikan arus penumpang pascapandemi, bahkan mendekati batas kapasitas maksimum.

"Dari kapasitas bandara 1,1 juta penumpang per tahun, ini rasanya sudah bisa dicapai, bahkan dilampaui,” katanya dikutip dari siaran pers pada Senin (17/11/2025).

Baca juga: Buntut Bandara Komodo Ditutup, Wisatawan Gunakan Kapal untuk Keluar dari Labuan Bajo

Selain itu, saat meninjau langsung Bandara Komodo, ia mendapati area ruang tunggu yang mulai terasa sempit.

"Tadi saya dilaporkan juga seating atau kapasitas ruang tunggu cukup baik, tetapi memang karena terbatasnya ruang atau dimensi yang ada, kita harus menambah kapasitas supaya tidak terasa sesak,” ujar AHY.

Ia memperkirakan jumlah penumpang pada November dan Desember akan terus meningkat.

Oleh karena itu, ia menyebut perlunya kapasitas yang ditingkatkan karena saat ini sudah sangat optimal pemanfaatannya.

Lalu, pengembangan bandara ini diperlukan karena sektor pariwisata sangat bergantung pada infrastrukturnya.

"Kemampuan bandara, terminal, juga jaringan jalan yang kita harapkan dapat mempercepat perjalanan siapa pun yang datang ke Labuan Bajo maupun NTT," ucap AHY.

Ia menyebut usulan pengembangan bandara ini sudah diajukan dan kini tinggal dipantau untuk mendukung percepatan pertumbuhan sektor pariwisata.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini