News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hadapi Tantangan Global, Kementerian Ekraf Dorong 10 Startup Terbaik Buka Lapangan Kerja

Penulis: Erik S
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEMO DAY - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dan Founder KUMPUL Faye Wongso dalam acara BEKUP Accelerate Demo Day yang dilaksanakan pada 28 November 2025 di Double Tree by Hilton Hotel Cikini.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dalam kolaborasinya bersama KUMPUL dalam program BEKUP 2025 kembali mendorong ketahanan ekosistem startup nasional menciptakan keberlanjutan yang lebih berdampak untuk bisnis startup.

Dalam penutupan kegiatan BEKUP 2025 melalui BEKUP Accelerate Demo Day yang dilaksanakan pada 28 November 2025 di Double Tree by Hilton Hotel Cikini, Jakarta, Kementerian EKRAF mengundang 10 startup terbaik dalam program tersebut untuk menciptakan kolaborasi dan berjejaring bersama pemangku kepentingan di ekosistem startup Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa program ini memberi akses untuk para startup terbaik untuk memperkuat inovasi mereka menghadapi tantangan yang nyata secara global saat ini.

“Kita melihat 10 startup terbaik yang telah kami kurasi dari ratusan pendaftar di seluruh Indonesia. Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa inovasi-inovasi ini tidak berjalan sendirian. Melalui BEKUP, kami memberikan 'karpet merah' berupa akses ke mentor industri dan investor, agar inovasi mereka berlanjut menjadi bisnis yang berkelanjutan dan membuka lapangan kerja."

Sesi BEKUP Accelerate Demo Day ini juga turut memfasilitasi panel diskusi bersama para experts untuk memberikan insight lebih jauh terkait insight terhadap aspek-aspek yang dapat menunjang keberhasilan startup, mulai dari pendanaan, dampak sosial, hingga keberlanjutan bisnis dalam menghadapi tantangan dan hambatan ekonomi global saat ini.

“Setelah menyelesaikan tahapan tahun ini, kami berharap mereka segera mendapatkan mitra strategis, baik itu investasi dari sektor swasta maupun kolaborasi dengan BUMN. Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus memantau dan memfasilitasi. Kami ingin mereka menjadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," tambahnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Bekup telah menapaki perjalanan panjang sebagai program inkubasi dan akselerasi yang diinisiasi Kementerian Ekonomi Kreatif.

Selama periode 2016–2024, Bekup telah menjangkau 23 kabupaten/kota dan menerima sekitar 3.000 pendaftar.

Dari jumlah tersebut, terkurasi sekitar 330 startup yang mendapat pendampingan akselerasi.

2 Agenda Strategis

Teuku Riefky Harsya menilai kreativitas berbasis digital, khususnya subsektor aplikasi, akan memiliki peran penting dalam memenuhi agenda Presiden Prabowo Subianto.

Setidaknya ada dua agenda strategis nasional. Pertama, penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui pengembangan industri kreatif. Kedua, agenda hilirisasi serta industrialisasi nilai tambah dalam negeri.

Teuku mengatakan ketika mengakselerasi startup, tidak hanya mencetak pengusaha baru, tapi sedang menyusun fondasi menuju Indonesia Emas 2045 berdasarkan semangat dan modal kreativitas anak bangsa.

Dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional, pemerintag memiliki 17 subsektor yang mengidentifikasikan potensi kreativitas anak bangsa secara menyeluruh.

Dari subsektor tersebut, Presiden telah menetapkan 7 subsektor prioritas sebagai lokomotif pendorong nilai tambah ekonomi. Salah satunya adalah subsektor aplikasi.

"Mereka bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi menyatukan talenta kreatif, model bisnis, sekaligus semangat kewirausahaan. Inilah subsektor yang bergerak cepat, menyerap tenaga kerja, dan mampu memadukan kreativitas serta digitalisasi menjadi nilai ekonomi besar," kata dia.

Satukan Inovasi

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini