News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

ENRG Terbitkan Obligasi Berkelanjutan I, Target Himpun Rp4 Triliun

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

OBLIGAISI PUB - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) senilai total Rp4 triliun.  Perseroan menawarkan obligasi dengan jumlah pokok maksimal Rp500 miliar.  

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) senilai total Rp4 triliun. 

Perseroan menawarkan obligasi dengan jumlah pokok maksimal Rp500 miliar. 

“Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk pembayaran utang ke bank serta lembaga keuangan non-bank, dan untuk kebutuhan modal kerja,” ujar Wakil Direktur Utama ENRG, Edoardus Ardianto, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Masa book building berlangsung 27 November–11 Desember 2025, dengan pernyataan efektif dari OJK dijadwalkan terbit 23 Desember 2025.

Penawaran umum dilakukan pada 29 Desember 2025–2 Januari 2026, penjatahan pada 5 Januari 2026, pembayaran investor 6 Januari 2026, dan distribusi obligasi 7 Januari 2026.

Obligasi ditawarkan dalam tiga seri: Seri A tenor 370 hari, kupon 6,75–7,25 persen; Seri B tenor 3 tahun, kupon 7,50–8,25 persen;  Seri C tenor 5 tahun, kupon 8,50–9,25 persen.

Saat ini ENRG mengelola 13 aset migas di Indonesia dan Mozambik. Puncak produksi 300 MMSCFD di Lapangan TSB (Kangean PSC) dan produksi gas stabil sekitar 80 MMSCFD di Bentu PSC.

Baca juga: Danantara akan Terbitkan Patriot Bond Kedua dan Obligasi Global

Produksi minyak Malacca Strait PSC juga meningkat dari 1.100 BOPD pada 2017 menjadi sekitar 5.000 BOPD, sementara produksi gas Sengkang stabil sekitar 40 MMSCFD.

Tingkat keberhasilan eksplorasi tercatat baik, dengan Reserves Replacement Ratio 2,15 kali dan Reserves to Production 10,89 kali.

Di sisi keberlanjutan, ENRG meraih peringkat ESG “Sangat Baik” dari Dunn & Bradstreet, kategori “Medium Risk” dari Sustainalytics, serta penghargaan PROPER Hijau dan Biru.

Edoardus menyebut, penerbitan obligasi ini sejalan dengan visi perseroan membangun masa depan berkelanjutan.

ENRG memproyeksikan sektor migas tetap menjadi penopang energi nasional, dengan permintaan minyak diperkirakan naik 139 persen dan gas meningkat 298 persen hingga 2050.

"Perseroan akan tetap fokus meningkatkan produksi migas dan melanjutkan akuisisi aset baru yang dinilai potensial," katanya.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini