News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembangunan Infrastruktur Diarahkan agar Ramah Lingkungan dan Efisien

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN - Seminar bertema ”Inovasi Material dan Solusi untuk Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia” di Batam

Ringkasan Berita:

  • Transisi hijau dalam konstruksi merupakan bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan human centric.
  • Pengembangan infrastruktur didorong berkelanjutan.
  • SIG berperan aktif dalam mendukung target Net Zero Emission.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi geologis dan dampak perubahan iklim menjadi tantangan pembangunan maupun pengembangan infrastruktur sebagai investasi jangka panjang.

Oleh sebab itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerja sama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan seminar bertema ”Inovasi Material dan Solusi untuk Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia”.

Baca juga: Rekam Jejak Budi Waseso yang Tinggalkan Jabatan Komisaris Utama Semen Indonesia, Diganti Ipar Jokowi

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie menyampaikan, dekarbonisasi dalam konstruksi merupakan misi yang harus diwujudkan oleh para insinyur atau ahli konstruksi saat ini.

Transisi hijau dalam konstruksi merupakan bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan human centric.

Ia menyebut, konsep ini diperlukan di Indonesia untuk memastikan pengembangan konstruksi mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang di masa depan, mulai dari peningkatan kapabilitas ahli konstruksi, hingga sinergi antara pemerintah, ahli konstruksi, akademisi, asosiasi profesi, dan swasta/industri.

Deputi BP Batam, Mouris Limanto ST, dalam paparannya menjelaskan, pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang direncanakan BP Batam meliputi infrastruktur mobilitas, infrastruktur drainase & hijau, infrastruktur utilitas terintegrasi, infrastruktur pengolahan sampah, infrastruktur mitigasi bencana, infrastruktur energi terbarukan, dan infrastruktur smart city.

Baca juga: Industri Semen Indonesia dan China Kerjasama Penanganan Waste Heat Recovery

"Pembangunan infrastruktur akan diarahkan agar ramah lingkungan, terintegrasi dan efisien, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi,” tutur Mouris dikutip Jumat (5/12/2025).

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari mengemukakan inovasi-inovasi yang dilakukan SIG dalam proses produksi semen dan desain produk, demi menghadirkan semen dan produk turunan yang rendah karbon, serta sesuai dengan peruntukkan termasuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah-wilayah dengan kondisi khusus seperti Batam yang memiliki kondisi tanah lunak dan sulfat.

Selain semen rendah karbon, SIG juga memperkenalkan rangkaian solusi konstruksi yang tahan terhadap lingkungan ekstrem, mencakup semen tipe khusus, stabilisasi tanah, serta inovasi beton.

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, SIG berperan aktif dalam mendukung target Net Zero Emission melalui inovasi material dan teknologi.

"Kami percaya bahwa pembangunan Batam harus selaras dengan tren global agar tetap kompetitif dan berkelanjutan," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini