News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

PLN Berupaya Maksimal Pulihkan Listrik di Aceh, DPR Minta Masyarakat Diminta Bersabar

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMULIHAN LISTRIK ACEH - Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (ketiga dari kanan) didampingi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Suroso Isnandar (kanan) dan General Manager PLN UIP Sumbagut, Dewanto (kedua dari kanan) meninjau langsung salah satu titik lokasi perbaikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Listrik di Aceh, terutama wilayah yang terdampak banjir, belum sepenuhnya pulih hingga hari ini.

Berbagai kendala yang harus dihadapi oleh petugas di lapangan tidaklah mudah.

Oleh karena itu pemulihannya dilakukan secara bertahap karena  infrastruktur listrik rusak parah akibat banjir bandang.

Selain itu banyak jalur transmisi melewati daerah banjir dan longsor sehingga sulit dijangkau serta hujan deras berkelanjutan menghambat perbaikan.

Baca juga: Lagi, Bahlil Bicara Pemulihan Aliran Listrik di Aceh: Janjikan Jaringan Gardu Induk Rampung

Presiden minta maaf

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah meminta maaf jika listrik belum sepenuhnya menyala terutama di area Aceh Tamiang.

"Pemerintah akan turun akan membantu semuanya, saya minta maaf kalau masih ada yang belum, kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya, listrik," kata Prabowo  kepada   para pengungsi di Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, Jumat (12/12/2024).

Prabowo menyatakan, bahwa ia akan selalu berusaha.

Meski ia tidak memungkiri, situasi di lapangan kadang menyulitkan.

Upaya PLN sudah maksimal

Ketua Komisi III DPR Aceh, Aisyah Ismai menilai kerja PT PLN (Persero) dalam memulihkan listrik pascabencana di Aceh sudah dilakukan secara sangat maksimal.

Ia menyebut petugas di lapangan menghadapi area lokasi yang berat, akses yang rusak, serta cuaca yang tidak menentu sehingga proses pemulihan membutuhkan waktu lebih panjang.

“Petugas PLN sudah bekerja tanpa henti di tengah kondisi yang sulit. Banyak titik yang hanya bisa ditembus setelah akses dibuka atau setelah peralatan berat masuk ke lokasi,” ujarnya dikutip dari Kontan.co.id.

Menurutnya, tingkat kerusakan infrastruktur kelistrikan serta keterisolasian sejumlah daerah membuat langkah pemulihan tidak bisa dilakukan seketika.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini