Ringkasan Berita:
- Program Magang Nasional memberikan kesempatan bagi fresh graduate untuk memperoleh pengalaman kerja langsung selama enam bulan di berbagai sektor
- Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan keterampilan praktis, tetapi juga menerima uang saku setara upah minimum provinsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia muda melalui Program Magang Nasional. Program yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Program Magang Nasional memberikan kesempatan bagi fresh graduate untuk memperoleh pengalaman kerja langsung selama enam bulan di berbagai sektor, mulai dari swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah.
Baca juga: Resmi Dibuka, Batch III Magang Nasional Sukses Jaring 24.457 Peserta
Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan keterampilan praktis, tetapi juga menerima uang saku setara upah minimum provinsi atau kabupaten/kota (UMP/UMK), serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Pada 2025, Program Magang Nasional digelar dalam beberapa batch dengan jadwal pendaftaran dan pelaksanaan yang berbeda.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut ambil bagian dalam pelaksanaan program tersebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan program pemagangan nasional.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KKP Zaki Mubarok menyampaikan, sepanjang 2025, KKP berpartisipasi dalam dua batch, yakni Batch 2 dan Batch 3.
"KKP telah melaksanakan perintah dari Presiden Prabowo untuk melakukan program pemagangan nasional. Selama tahun 2025, kita sudah melakukan dua batch, yaitu batch 2 dan batch 3. Batch 1 dikhususkan untuk BUMN, sedangkan KKP bisa berpartisipasi pada batch 2 dan batch 3," tutur Zaki dalam Jumpa Pers Capaian Kinerja Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2025 Part 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Gedung KKP Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).
Zaki mencatat, minat lulusan baru terhadap program magang di KKP terus menunjukkan tren peningkatan. Pada Batch 2, jumlah pelamar tercatat sebanyak 7.683 peserta, dengan kuota yang disediakan mencapai 1.000 posisi.
Jumlah tersebut meningkat signifikan pada Batch 3, dengan total pelamar mencapai 9.638 peserta, meski kuota yang tersedia sebanyak 542 posisi.
"Untuk batch 2, kuota jumlah pelamar sebanyak 7.683 peserta dan Alhamdulillah mengalami peningkatan di batch 3 sebanyak 9.638 peserta," ungkap Zaki.
Para peserta yang lolos seleksi akan menjalani program magang selama enam bulan. Untuk Batch 2, masa pemagangan berlangsung mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.
Sementara itu, para peserta Magang Nasional Batch 3 dijadwalkan mulai magang pada 16 Desember 2025 hingga 15 Juni 2026.
Baca tanpa iklan