News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pentingnya Perlindungan Sosial bagi Pekerja Perempuan di Sektor Informal

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERLINDUNGAN SOSIAL - Kajian Nawaning digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Masjid At-Taufiq, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur. Acara tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan literasi dan memperluas kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja perempuan sektor informal.

Ringkasan Berita:

  • Kajian Nawaning untuk meningkatkan literasi dan memperluas kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja perempuan sektor informal. 
  • Nilai-nilai keislaman dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan sosial jemaah
  • Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi, refleksi, dan penguatan solidaritas sosial, serta mendorong semakin banyak pekerja perempuan sektor informal untuk terlindungi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nawaning Nusantara DKI Jakarta bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar Kajian Nawaning untuk meningkatkan literasi dan memperluas kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja perempuan sektor informal.  

Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Masjid At-Taufiq, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur. 

Nawaning Nusantara DKI Jakarta adalah sebuah wadah atau komunitas perempuan santri (sering disebut ning) di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) yang aktif mengembangkan intelektualitas, keagamaan, dan peran sosial-politik santri di Jakarta.  

Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian tasyakur bi ni’mah dua tahun Majelis Istighotsah dan Taklim Miftakhul Barokah, yang selama ini konsisten menghidupkan tradisi keilmuan, spiritualitas, dan pemberdayaan sosial jamaah, khususnya perempuan. 

Rangkaian acara diawali dengan ngaji kitab yang disampaikan oleh Ning Eka Fitri Rohmawati (Ning Afie), Koordinator Wilayah Nawaning Nusantara DKI Jakarta, sekaligus founder dan guru di Majelis Istighotsah dan Taklim Miftakhul Barokah. 

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Simtudduror serta pembacaan Istighotsah yang menjadi ciri khas Majelis Miftakhul Barokah. 

BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan materi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja perempuan sektor informal, yang disampaikan oleh Eneng Siti Hasanah, Asisten Deputi (Asdep) Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.  

Materi ini menekankan pentingnya akses jaminan sosial bagi pekerja informal guna melindungi dari risiko kerja, kecelakaan, dan ketidakpastian ekonomi. BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk menjangkau kelompok pekerja informal, seperti pedagang kecil, pekerja rumahan, pengasuh pesantren, guru ngaji dan pelaku usaha mikro, agar memperoleh perlindungan kerja yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta program jaminan sosial lainnya. 

"Melalui kegiatan ini, Nawaning Nusantara DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan kajian keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan literasi jaminan sosial, sehingga nilai-nilai keislaman dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan sosial jemaah," kata Ning Afie.  

Nawaning Nusantara DKI Jakarta memandang bahwa kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan nilai keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan literasi jaminan sosial, sehingga kajian keislaman tidak hanya memperkuat aspek spiritual, tetapi juga berdampak nyata bagi kesejahteraan jamaah dan masyarakat. 

"Kegiatan Kajian Nawaning diharapkan menjadi ruang edukasi, refleksi, dan penguatan solidaritas sosial, serta mendorong semakin banyak pekerja perempuan sektor informal untuk terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini