TRIBUNNEWS.COM - Memasuki usia ke-87, perjalanan Sinar Mas pada 2025 ditandai dengan penguatan komitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan dinamika ekonomi global, tahun ini menjadi momentum konsolidasi, baik dari sisi bisnis maupun kontribusi sosial, guna menjawab kebutuhan akan konektivitas yang semakin kuat serta transisi menuju energi yang lebih bersih.
Dari konsolidasi industri telekomunikasi hingga perluasan energi terbarukan, dari pemberdayaan generasi muda hingga kontribusi pada ketahanan nasional, setiap langkah menjadi penanda keberlanjutan dan kemajuan sosial saling menguatkan.
Transformasi Bisnis dan Energi
Tahun 2025 dibuka dengan aksi korporasi di sektor telekomunikasi. Pada bulan Januari, merger antara XL Axiata dan Smartfren melahirkan XLSmart Telecom Sejahtera. Konsolidasi ini menghadirkan jaringan lebih luas, efisiensi lebih baik, serta peluang inovasi yang lebih inklusif.
Merger ini bukan sekadar penyatuan dua operator, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerataan akses digital khususnya di luar Jawa. Dengan kapasitas jaringan yang diperkuat dan dorongan investasi baru, XLSmart diproyeksikan menjadi penggerak percepatan adopsi 5G dan pengembangan layanan digital berbasis teknologi industri 5.0.
Tak hanya di sektor komunikasi, agenda energi bersih terasakan ketika memasuki pertengahan tahun melalui sejumlah inisiatif strategis. Di tengah tahun tepatnya bulan Juni, kolaborasi Sinar Mas, Trina Solar, dan PLN Indonesia Power Renewable melalui Trina Mas mendorong industrialisasi panel surya di dalam negeri, termasuk penguatan kapasitas produksi dan transfer teknologi yang menopang pemanfaatan energi matahari skala industri.
Momentum tersebut berlanjut pada bulan Agustus, ketika pilar usaha Sinar Mas di sektor energi serta infrastruktur, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk melalui Dian Solar mendonasikan PLTS Atap di Museum & Galeri SBY*Ani, Pacitan, Jawa Timur.
Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pemakaian energi terbarukan, tetapi juga mendorong efisiensi operasional melalui integrasi sistem pemantauan energi yang lebih modern. Masih di bulan yang sama, Dian Swastatika Sentosa memperluas portofolio energi hijaunya lewat kerja sama panas bumi dengan First Gen, perusahaan energi terbarukan asal Filipina.
Aliansi ini memperkuat langkah diversifikasi energi terbarukan DSS dan membuka ruang pemanfaatan teknologi geotermal untuk mendukung target bauran energi bersih.
Rangkaian inisiatif hijau kembali bergema pada bulan Oktober, saat Sinar Mas hadir dalam Indonesia Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center. Di kesempatan ini, sejumlah pilar usaha Sinar Mas seperti APP Group, Sinar Mas Agribusiness & Food, serta Sinar Mas Land memaparkan langkah percepatan energi terbarukan, efisiensi sumber daya, serta inovasi industri rendah karbon mereka.
Baca juga: 87 tahun Sinar Mas, Selalu Bersama UMKM
Partisipasi yang menegaskan bahwa agenda keberlanjutan perusahaan berjalan seiring dengan upaya nasional membangun perekonomian yang lebih hijau dan berketahanan.
Pemberdayaan Komunitas dan Bela Negara
Tidak hanya fokus pada bisnis dan energi, 2025 juga menjadi tahun penguatan komunitas. Bagi Sinar Mas, kemajuan bisnis tidak akan pernah lengkap tanpa kemajuan manusia dan komunitasnya.
Itulah sebabnya, bersamaan dengan penguatan konektivitas dan energi bersih, 2025 juga menjadi tahun ketika berbagai program sosial, pemberdayaan, dan pembangunan karakter kembali digulirkan.
Pada Mei 2025, Sinar Mas mendukung program Komponen Cadangan dengan menugaskan sebagian karyawannya yang memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan dasar militer selama lebih dari satu bulan.
Sebagai bentuk keikutsertaan perusahaan terhadap pertahanan nasional, hingga pada bulan November sebanyak 499 karyawan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan. Selain fungsi bela negara, di tempat kerjanya masing-masing, para peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi SDM yang tangguh, adaptif, dan berdaya juang.
Sementara upaya melakukan literasi digital berlangsung melibatkan MyRepublic bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan meluncurkan program Roketin Generasi Tunas Digital pada November 2025 dalam rangkaian MyRepublic Rocket Week 2025. Program ini tidak hanya ditujukan untuk pelajar, tetapi juga guru, orang tua, dan komunitas pendidikan secara nasional.
Baca tanpa iklan