Kondisi ini memberikan manfaat langsung, khususnya dalam mendukung mobilitas harian, aktivitas ekonomi, serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok di wilayah terdampak.
“Penanganan darurat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Hutama Karya dalam memperkuat ketahanan infrastruktur jalan di wilayah rawan bencana.
Pembukaan kembali akses menjadi langkah awal sebelum dilakukan penanganan yang lebih permanen, serta akan terus diikuti dengan koordinasi bersama pemerintah untuk memastikan infrastruktur jalan di Sumatra Utara semakin aman dan andal,” tutup Mardiansyah.
Mengenai Hutama Karya
PT Hutama Karya (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bagian dari Danantara yang bergerak di sektor pengembangan infrastruktur dan pengelolaan jalan tol.
Selama ini perusahaan negara ini bergerak di sektor konstruksi, investasi jalan tol, operasi dan pemeliharaan jalan tol.
Sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia, Hutama Karya terus berkolaborasi dengan empat anak perusahaan dan dua Special Purpose Vehicle (SPV) untuk mengoptimalkan inovasi di setiap lini bisnisnya, sehingga tetap berperan penting dalam mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur di Tanah Air untuk mewujudkan Asta Cita Pemerintah.
Baca tanpa iklan