News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jaga Saldo E-wallet Tetap Aman, Cek Risiko Penipuan Digital dengan Fitur Ini!

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RISIKO PENIPUAN DIGITAL - Ilustrasi penipuan yang dilakukan secara online melalui pesan, tautan, dan akun palsu. Untuk membantu pengguna terhindar dari risiko tersebut, DANA menghadirkan fitur Cek Risiko Penipuan di menu DANA Protection yang memungkinkan pengecekan nomor, akun, tautan, hingga rekening sebelum dipercaya.

TRIBUNNEWS.COM - Di era serba digital seperti sekarang, berbagai macam transaksi bisa selesai hanya lewat genggaman tangan asal kamu punya saldo dan dompet digital. 

Tapi di balik kemudahan itu, ada satu “bonus” yang ikut nimbrung dan menghantui, yaitu modus penipuan yang makin hari makin kreatif. Bukan cuma lewat SMS atau telepon mencurigakan, sekarang penipu bisa ‘menyelundup’ lewat chat WhatsApp, DM media sosial, sampai link yang sekilas terlihat meyakinkan. 

Dari tahun ke tahun, modusnya cenderung berulang, hanya menggantinya dengan gaya bahasa yang berbeda supaya terlihat makin “resmi” dan meyakinkan. 

Maka dari itu, bukan cuma soal hati-hati lagi, tapi kamu juga perlu makin cermat dalam mengecek risiko penipuan. Karena di 2026, pintar itu bukan cuma cepat respon, tapi juga cerdas verifikasi. 

Kenapa Penipuan Digital Makin Marak? 

Mengutip Kompas.id, Laporan Global Anti Scam Alliance (GASA) pada Oktober 2025 mengungkapkan bahwa sebanyak 66 persen orang dewasa di Indonesia pernah mengalami penipuan online dalam 12 bulan terakhir (per Maret 2025) atau setara 55 paparan per orang per tahun. 

Mengapa angka tersebut sangat besar? Apakah memang penipuan digital dapat dilakukan dengan begitu mudah? 

Ternyata, hal ini dikarenakan praktik penipuan online juga terus beradaptasi mengikuti kebiasaan pengguna. Beberapa modus yang paling sering ditemui antara lain adalah link phishing berkedok layanan resmi, akun palsu yang mengaku sebagai customer service, undian dan hadiah fiktif pesan ancaman pembekuan akun. 

Modus-modus inilah yang sering membuat korban lengah, apalagi jika pesan datang dengan tampilan yang terlihat resmi dan bahasanya terdengar meyakinkan. 

Dilansir dari Kompas.id, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Mediodecci Lustarini mengatakan, kemampuan oknum-oknum tak bertanggung jawab dalam mengembangkan modus dan teknologinya jugalah yang membuat masyarakat makin rentan menjadi korban. 

Di sisi lain, penipu juga piawai memainkan psikologi korban. Tekanan gaya hidup dan kebutuhan finansial juga ikut berperan. Saat butuh dana cepat atau tergoda harga murah, kehati-hatian sering terabaikan. 

Melihat pola penipuan yang makin rapi dan menyasar siapa saja, jelas kalau sekadar “lebih hati-hati” sudah tidak cukup. Di tengah arus pesan, link, dan panggilan yang datang silih berganti, masyarakat yang menjadi pengguna saldo digital butuh alat bantu yang bisa memastikan mana yang aman dan mana yang berisiko. 

Di sinilah peran fitur keamanan digital jadi krusial, termasuk solusi yang dihadirkan DANA lewat fitur Cek Risiko Penipuan atau Scam Checker di menu DANA Protection. 

Baca juga: Transfer Uang Nyangkut Bikin Panik? Dompet Digital Ini Punya Jaminan Anti Pending

Cek Risiko Penipuan di DANA Protection 

Untuk membantu melindungi pengguna dari jebakan penipuan digital, DANA menghadirkan fitur Cek Risiko Penipuan atau Scam Checker yang bisa diakses lewat menu DANA Protection. Fitur ini dirancang sebagai langkah awal sebelum kamu mempercayai pesan, nomor, atau tautan yang masuk yang mengaku dari DANA, jadi kamu bisa cek dulu, baru percaya.

Lewat Cek Risiko Penipuan atau Scam Checker, pengguna dapat memeriksa nomor handphone, akun media sosial, tautan atau link, hingga nomor rekening yang mengaku-ngaku dari pihak DANA. Dengan mengeceknya terlebih dahulu lewat fitur tersebut, pengguna bisa mengetahui apakah nomor, akun atau link yang mereka terima benar dari pihak DANA atau bukan.

Caranya pun praktis. Cukup buka aplikasi DANA, masuk ke menu DANA Protection, lalu pilih Cek Risiko Penipuan. Masukkan data yang ingin diperiksa, dan hasilnya akan langsung muncul dalam hitungan detik. 

Menariknya, hasil pencarian pada fitur ini sudah terintegrasi dengan layanan Komdigi, sehingga data yang ditampilkan mengacu pada basis data nasional terkait aktivitas penipuan digital. Dengan begitu, proses pengecekan bukan sekadar perkiraan, tapi berbasis informasi resmi yang terus diperbarui. 

Kalau dari hasil pengecekan terbukti mengarah pada penipuan, pengguna juga bisa langsung membuat laporan melalui fitur yang sama. Laporan ini akan diteruskan ke sistem pelaporan nasional, sehingga tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga membantu mencegah korban berikutnya. 

Dengan memanfaatkan fitur Cek Risiko Penipuan atau Scam Checker di DANA Protection, kamu bisa lebih tenang dalam menyimpan saldo dan melakukan transaksi digital. 

Di tengah maraknya risiko penipuan digital, langkah ‘cek dulu sebelum percaya’ jadi cara yang bisa menyelamatkan kamu dari risiko besar. Yuk, bertransaksi dengan aman pakai DANA!

Baca juga: Dompet Digital Ini Punya Fitur Scam Checker, Lindungi Akunmu dari Penipuan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini