News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

PTBA Kejar Kapasitas 100 Juta Ton Batu Bara, Perkuat Pasokan Energi Nasional

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia konsisten mendukung agenda ketahanan energi nasional melalui penyediaan pasokan batu bara yang andal dan berkelanjutan. Melalui PT Bukit Asam Tbk (PTBA), MIND ID terus mendorong peningkatan kapasitas produksi yang menjadi salah satu penopang utama bauran energi nasional

Ringkasan Berita:

  • PT Bukit Asam Tbk menargetkan kenaikan kapasitas produksi dari 43 juta ton menjadi 100 juta ton per tahun dalam tiga hingga empat tahun
  • Sekitar 52 persen produksi dialokasikan untuk pasar domestik guna menopang kebutuhan listrik nasional.
  • Perseroan memperkuat logistik lewat proyek CHF dan TLS 6–7 dengan tambahan kapasitas angkutan 20 juta ton per tahun.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan peningkatan kapasitas produksi dari 43 juta ton per tahun menjadi 100 juta ton per tahun dalam tiga hingga empat tahun mendatang. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat peran dalam menjaga pasokan energi nasional.

Sebagian besar produksi tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan dalam negeri.

Saat ini sekitar 52 persen produksi PTBA dialokasikan untuk memenuhi pasokan listrik domestik, seiring meningkatnya kebutuhan energi di berbagai sektor.

Baca juga: Bisa Jadi Bahan Baku Industri, PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Gas Alam Sintetis

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, mengatakan permintaan batu bara domestik diperkirakan masih akan tumbuh sejalan dengan kenaikan konsumsi listrik, ekspansi industri manufaktur, serta pengembangan hilirisasi di dalam negeri.

Untuk memastikan kelancaran distribusi dan mendukung target produksi, PTBA membangun fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim–Kramasan. Fasilitas ini dirancang menambah kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun.

Hingga 31 Januari 2026, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 80,81 persen.

Guna memastikan penyelesaian tepat waktu, PTBA memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp3,56 triliun dari tiga bank Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA).

Tedy menegaskan bahwa kedaulatan energi merupakan kebutuhan strategis Indonesia sebagai negara dengan sumber daya energi besar.

MIND ID, sebagai salah satu pengelola cadangan batu bara nasional, berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden.

“Proyek ini merupakan fondasi penting bagi ketahanan energi nasional, dan kami akan mengawal penyelesaiannya sesuai dengan rencana,” ujar Tedy.

Baca juga: PTBA Tunggu Penugasan Pemerintah Soal Proyek DME Pengganti LPG

Ia menambahkan, melalui optimalisasi logistik, PTBA akan terus meningkatkan kapasitas angkutan sebagai prioritas utama.

Dengan penguatan infrastruktur tersebut, perseroan diharapkan semakin mampu memperbesar kontribusinya dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini