News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Antrean BBM Mengular di Banyak Daerah, Pertamina Jamin Amankan Pasokan

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANTRE BBM - Masyarakat mengantre di sebuah SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, untuk membeli BBM, Jumat (6/3/2026) pagi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat tidak panik beli atau panic buying karena pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran di Timur Tengah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun bilang pembelian BBM yang tidak wajar justru berpotensi mengganggu distribusi yang seharusnya berjalan normal.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi terjadinya antrean BBM di berbagai daerah seperti di Kota Madan Jember hingga Aceh.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Pembelian BBM sesuai ke

butuhan akan membantu menjaga distribusi tetap stabil sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi secara merata,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Roberth menyatakan, pihaknya akan terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik. 

Untuk menjaga keamanan pasokan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat serta memastikan langkah strategis yang perlu dilakukan.

Baca juga: Panic Buying BBM Terjadi di Jember, Medan, dan Aceh, Dipicu Konflik AS-Iran dan Stok BBM 20 Hari

"Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal," tutur dia.

Jamin Pasokan Aman

Terkait stok BBM tersisa sekitar 21 hari yang ramai diperbincangkan belakangan ini, dipastikan kalau itu merupakan stok atau pasokan operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional.

Pasokan operasional yang dimaksud tersebut merupakan pasokan BBM yang disimpan dan sudah memenuhi kapasitas penimbunan BBM secara nasional yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Meski demikian, jumlah pasokan tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat.

Baca juga: Isu BBM Habis dalam 21 Hari Imbas Konflik Timur Tengah, DPR Bakal Panggil Menteri ESDM

"Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional," kata Roberth.

Sementara itu, stok tersebut dipastikan oleh Roberth akan terus dilakukan pembaruan baik melalui suplay di kilang, atau melalui impor yang dipesan sejak jauh hari.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini