TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rupiah nyaris tembus Rp 17.000 hari ini.
Nilai tukar rupiah di pasar spot mulai memperkecil pelemahan hingga perdagangan tengah hari ini.
Senin (9/3/2026), rupiah berada di level Rp 16.984 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,35 persen dibanding penutupan Jumat (6/3/2026) yang berada di level Rp 16.925 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.
Baca juga: Pagi Ini Rupiah Dibuka Melemah Rp 17.019 Per Dolar AS, Senin 9 Maret 2026
Hingga pukul 11.45 WIB, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 1,07 persen. Disusul, baht Thailand yang ambles 0,88 persen.
Selanjutnya ada rupee India yang terjun 0,75 persen dan dolar Taiwan yang tertekan 0,74 persen. Lalu, won Korea Selatan terlihat terkoreksi 0,65 persen.
Berikutnya, yen Jepang dan ringgit Malaysia yang terdepresiasi, masing-masing 0,6 persen dan 0,51 persen. Diikuti, dolar Singapura yang turun 0,39 persen.
Kemudian, yuan China yang melemah 0,24 persen terhadap the greenback pada tengah hari ini.
Sementara itu, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,1 persen.
artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Rupiah Masih Tertekan, Sentuh Rp 16.984 per Dolar AS di Tengah Hari Ini (9/3)
Baca tanpa iklan