Ringkasan Berita:
- Puncak pengiriman hewan peliharaan terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor.
- Rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan pada periode hari reguler.
- Sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengiriman hewan peliharaan menggunakan kereta api selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026, tercatat sebanyak 13.435 ekor.
Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Puri Adhatu, mengungkapkan, puncak pengiriman terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor, dengan rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8% dibandingkan pada periode hari reguler.
"Tren positif ini juga tetap terlihat pada pekan terakhir Ramadan yang mencatatkan angka 3.703 hewan peliharaan, atau meningkat signifikan sebesar 57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.357 ekor," papar Adjeng dikutip Jumat (27/3/2026).
Dari sisi distribusi, sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan.
Sementara itu, kota-kota seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Pati, Solo, Yogyakarta, dan Malang tercatat sebagai titik pengiriman terbanyak.
Ia menyebut, beberapa di antaranya juga dikenal sebagai sentra ikan hias, yang menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang dikirimkan selama periode ini.
”Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat selama musim mudik, tetapi juga menegaskan bahwa layanan pengiriman hewan peliharaan kini telah menjadi bagian dari ekosistem kehidupan masyarakat,” lanjut Adjeng.
Adjeng menyampaikan, di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik, layanan ini juga menjadi pilihan lain bagi masyarakat selain opsi penitipan seperti pet hotel karena memungkinkan hewan peliharaan tetap berada dekat dengan pemiliknya di kota tujuan.
”Ke depan, tren pertumbuhan layanan angkutan hewan peliharaan diproyeksikan akan terus meningkat, seiring berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta kebutuhan akan layanan logistik yang semakin spesifik dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” tutur Adjeng.
Baca tanpa iklan