News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga Saham

Harga BBM Tak Naik, Pergerakan IHSG Perkasa Sejak Pagi

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

IHSG MENGUAT - Pada perdagangan Rabu (1/4/2025), IHSG dibuka melonjak ke level 7.149,25 dari posisi penutupan sebelumnya 7.048,22. Hingga siang ini, sekitar pukul 14.07 WIB, IHSG menguat 1,70 persen ke level 7.168,64.

Ringkasan Berita:

  • IHSG menguat 1,70 persen ke level 7.168,64 didorong kepastian harga BBM tidak naik.
  • Sentimen positif juga datang dari harapan meredanya konflik global yang mempengaruhi pasar energi.
  • Aktivitas perdagangan tinggi dengan mayoritas saham menguat, mencerminkan optimisme investor.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak pagi hingga siang ini selalu bergerak di zona hijau.

Diketahui, pemerintah sebelumnya membantah isu akan menaikkan harga BBM subsidi maupun non-subsidi pada 1 April 2026.  

Tercatat, pada perdagangan Rabu (1/4/2025), IHSG dibuka melonjak ke level 7.149,25 dari posisi penutupan sebelumnya 7.048,22.

Baca juga: IHSG Ditutup Perkasa Usai Libur Lebaran, Naik 2,75 Persen ke Level 7.302

Hingga siang ini, sekitar pukul 14.07 WIB, IHSG menguat 1,70 persen ke level 7.168,64.

Sejak dibuka pukul 09.00 WIB hingga siang ini, IHSG bergerak di posisi 7.136,25 hingga 7.207,17.

Ada 494 saham menguat, 240 saham melemah, dan 219 saham stagnan.

Adapun nilai transaksi mencapai Rp10,24 triliun dengan melibatkan 18,77 miliar lembar saham.

Dalam riset Phintraco Sekuritas, proyeksi penguatan IHSG dipicu langkah pemerintah yang sedang merancang skema efisiensi anggaran hingga WFH sebagai mitigasi untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap APBN dan ekonomi domestik.

“Pemerintah mengidentifikasi ada tiga sektor yang rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” tulisnya.

Di sisi lain penguatan IHSG terdorong dari konflik di Timur Tengah yang akan mereda setelah Presiden AS Donald Trump berencana mengakhiri perang dengan Iran dalam waktu dua minggu hingga tiga minggu dan akan menyerahkan kepada negara lain untuk menyelesaikan masalah di Selat Hormuz.

"Pasar telah terpukul selama lebih dari sebulan dan ekspektasi mungkin telah mencapai titik terendah sehingga secercah harapan kini jauh lebih berharga," kata Michale Bailey di FBB Capital Partners.

Trump mengatakan Iran masih bisa mencapai kesepakatan dengan AS dalam jangka Waktu tersebut, tetapi menambahkan bahwa kesepakatan dengan Teheran bukan prasyarat untuk mengakhiri perang.

Resolusi kemungkinan akan memulihkan kepercayaan investor setelah konflik selama lima minggu mengguncang aset energi.

Alasan Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM

Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM baik itu subsidi maupun non subsidi. 

Hal itu disampaikan Prasetyo melalui  pesan tertulis, Senin, (31/3/2026).

"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.

Keputusan tersebut kata Prasetyo diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi khususnya Kementerian ESDM dan BUMN Pertamina. Presiden Prabowo kata Prasetyo memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM.

"Jadi, perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," katanya.

Prasetyo berharap masyarakat tidak panik. Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan BBM mencukupi dan harga tidak mengalami kenaikan.

"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian," pungkasnya.

 

 


  

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini