News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bank Digital Ini Catatkan Laba Rp678,4 Miliar, Aset Melonjak 28,5 Persen

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRANSAKSI PERBANKAN DIGITAL - Per Desember 2025, total aset SeaBank tercatat Rp44,4 triliun atau tumbuh 28,5 persen secara tahunan. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp34,8 triliun.

Ringkasan Berita:

  • SeaBank membukukan laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, naik 79 persen dibanding capaian di tahun 2024 sebesar Rp378,8 miliar, ditopang strategi pengelolaan risiko yang prudent.
  • Total aset tercatat naik 28,5 persen secara tahunan menjadi Rp44,4 triliun per Desember 2025 dan total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp34,8 triliun.
  • Perseroan akan terus menggencarkan literasi keuangan untuk mendorong ekosistem keuangan Indonesia yang lebih inklusif.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) membukukan laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, naik 79 persen dibanding capaian di tahun 2024 sebesar Rp378,8 miliar.

Catatan laba di 2025 merupakan tahun keempat kinerja positif yang terjadi pada bank digital ini di tengah dinamika dan persaingan ketat industri perbankan digital Indonesia.

Di 2023, perseroan membukukan laba Rp241,4 miliar dan Rp269,2 miliar di 2022.

Baca juga: Laba Bersih Nobu Bank Naik 46 Persen, Raup 2 Juta Merchant di Ekosistem QRIS

"Kinerja ini mencerminkan konsistensi dalam menjalankan strategi bisnis serta pengelolaan risiko yang prudent," kata Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, dikutip Jumat, 3 April 2026.

Dia menjelaskan, performa positif sepanjang 2025 mencerminkan efektivitas strategi bisnis kami. "Ke depan, kami akan terus menjaga momentum ini dengan fokus pada inovasi layanan digital yang relevan, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah," ungkap Sasmaya.

Per Desember 2025, total aset SeaBank tercatat Rp44,4 triliun atau tumbuh 28,5 persen secara tahunan. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp34,8 triliun.

Total penyaluran kredit mencapai Rp32,1 triliun, dan rasio NPL yang terkendali berada pada level 1,82 persen.
Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (CAR) berada di level 23,3 persen dan rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) dan ROE masing-masing sebesar 2,3 persen dan 11,5 persen.

Dari sisi perolehan nasabah, perseroan per Desember 2025 memiliki lebih dari 28 juta nasabah denganrata-rata transaksi harian 12 juta transaksi dengan perputaran uang rata-rata di atas Rp5 triliun per hari di bulan Desember 2025.

“Kami melihat pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan bank digital SeaBank sebagai solusi keuangan sehari-hari," ungkap Sasmaya.

Soal terobosan bisnis, tahun ini perusahaan akan merilis fasilitas kartu debit dan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas pelaku usaha, perseroan bersama Women's World Banking akan merilis platform digital UMKM Pintar.

Perseroan juga akan terus menggencarkan literasi keuangan karena pemerataan literasi keuangan diyakini akan mendorong ekosistem keuangan Indonesia yang lebih sehat dan inklusif.

Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia, Junedy Liu mengatakan platform digital UMKM PIntar bisa diakses secara gratis di website umkmpintar dan menyediakan pembelajaran praktis, mulai dari pengelolaan keuangan, digitalisasi bisnis, hingga pemasaran online.

“UMKM Pintar menghadirkan akses pembelajaran yang mudah, praktis, dan relevan, sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan dan mengembangkan bisnisnya,” ujar Junedy.
 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini