TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan menduduki peringkat dua dalam pencarian internet sebagai pilihan hunian di Jakarta setelah Kebayoran.
Di tengah minimnya lahan hijau yang bisa dijadikan hunian, Jagakarsa dilirik karena dinilai memiliki kombinasi akses strategis, kualitas hidup, serta potensi kenaikan nilai properti dalam jangka panjang.
"Jagakarsa adalah area kedua paling banyak dicari di search engine untuk kategori rumah di DKI Jakarta, setelah Kebayoran. Kalau di Jakarta Selatan, Jagakarsa masih affordable banget," kata CEO PT Mentari Timur Properti, Rieky Gunawan, dalam peluncuran Kahfi Emerald 2 Jumat (15/6/2026).
Rieky mengakui lahan yang tersedia di Jagakarsa memang sangat terbatas. Tidak seluas yang tersedia di BSD Tangerang atau di Depok, Jawa Barat.
Menurut Rieky, kondisi tersebut membuat pengembangan hunian di Jagakarsa cenderung mengarah pada konsep boutique development.
Konsep ini adalah pengembangan hunian dalam skala kecil atau menengah yang mengutamakan desain unik, jumlah unit terbatas, dan karakter proyek yang sangat eksklusif.
"Memang lahan di sini tidak ada lahan besar kayak di BSD. Bahkan di Depok pun bisa dapat gede. Di sini lebih boutique development dengan jumlah unit terbatas dan karakter proyek yang lebih eksklusif," kata Rieky.
Konsep Double Decker
Rieky membeberkan pihaknya memberikan sentuhan hunian modern dengan konsep double decker.
Double decker atau two level infrastructure merupakan pengembangan dari konsep arsitektur hunian minimalis yang memisahkan struktur dan fungsi lantai, atau memisahkan area jalan manusia dan area jalan kendaraan.
Baca juga: CELIOS Usul Pajak Kekayaan, Bisa untuk Gratiskan BPJS Kesehatan dan Biayai Hunian Layak
Tingkat atas biasanya berupa koridor untuk interaksi manusia atau bangunan rumah yang dilengkapi dengan taman dan tempat bermain, sedangkan di tingkat bawah adalah area yang dikhususkan untuk area parkir dan pergerakan kendaraan.
Rieky mengatakan dengan konsep ini, warga bisa menggunakan fasilitas tas sebagai fasilitas umum semacam jogging track dan tempat main anak karena bebas dari kendaraan.
"Ini bisa jogging track, anak main sepeda dan taman," kata Annie Dwiwaty, turut menjabat sebagai CEO PT Mentari Timur Properti
Prospek Investasi
Baca tanpa iklan