News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

AI Tingkatkan Efisiensi dan Percepat Transformasi SDM Perusahaan

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRANSFORMASI SDM - Perwakilan perusahaan dan instansi  yang menerima penghargaan Best Human Capital Awards 2026 di Jakarta belum lama ini.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Transformasi sumber daya manusia (SDM) dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah tekanan geopolitik global, disrupsi teknologi, dan perubahan ekonomi yang berlangsung sangat cepat. 

Karena itu, penguatan human capital berbasis inovasi dan teknologi kini menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan dan instansi di Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo Hary Budiarto, mengatakan perusahaan menghadapi tekanan besar akibat kondisi geopolitik global serta kenaikan biaya energi dan bahan baku. 

“Perusahaan harus memiliki inovasi agar tetap eksis. Dan inovasi itu kuncinya ada pada SDM yang memiliki kapasitas dan kemampuan memahami perkembangan teknologi,” ujar Hary Budiarto di acara Penghargaan Best Human Capital Awards 2026 di Jakarta belum lama ini.

Ajang tahunan ini mengusung tema Transformasi SDM untuk Percepatan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan.

Hary menyebutkan, pengembangan human capital saat ini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan kapasitas SDM, tetapi juga strategi menciptakan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), otomatisasi, hingga drone.

“Perusahaan harus mampu menyiapkan SDM unggul yang inovatif sekaligus adaptif terhadap teknologi. Dengan teknologi, perusahaan bisa lebih efisien dan tetap kompetitif,” kata Hary yang juga Ketua Dewan Juri Best Human Capital Awards 2026 ini.

 Menurut Hary, sebagian besar perusahaan sebenarnya telah menyadari pentingnya transformasi SDM berbasis teknologi digital, khususnya AI.

Baca juga: Bangun Powerhouse Riset, BRIN–UAG Fokus pada Pengembangan SDM

Namun, implementasinya belum terstandarisasi sehingga dibutuhkan knowledge sharing agar strategi yang diterapkan lebih efektif.

Ia menilai perkembangan AI telah mengubah pola kerja di berbagai sektor. Bahkan, siklus peningkatan kompetensi SDM kini menjadi jauh lebih singkat dibanding sebelumnya.

“Dulu pengembangan kapasitas SDM mungkin dilakukan tiga tahun sekali. Sekarang orang harus belajar lebih cepat karena perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat,” ujarnya.

Hary menegaskan AI tetap hanya berfungsi sebagai alat bantu, sementara keputusan strategis tetap berada di tangan manusia. Karena itu, pengembangan human capital di era digital harus tetap mengedepankan etika dan nilai kemanusiaan.

Baca juga: Wamenaker: Kualitas SDM Kunci Produktivitas, Kapasitas BLK Wajib Diperluas

“AI adalah tool. Manusia tetap menjadi pengambil keputusan utama. Karena itu etika AI dan tata kelola AI juga menjadi sangat penting,” katanya.

Ketua Penyelenggara Best HC Award 2026, Juanda Jafar, mengatakan transformasi SDM merupakan proses fundamental untuk mengubah fungsi SDM dari sekadar administratif menjadi lebih strategis dan produktif.

Menurut dia, transformasi tersebut penting untuk meningkatkan pengalaman karyawan, efisiensi kerja, inovasi, sekaligus memastikan SDM mampu mendorong keberlanjutan bisnis di masa depan.

“Pengembangan SDM yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang dapat membawa dampak positif bagi kinerja dan produktivitas perusahaan maupun instansi,” ujar Juanda.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini