"Dengan mekanisme retensi devisa yang lebih kuat, negara memiliki bantalan likuiditas yang lebih besar untuk menjaga stabilitas kurs, membiayai impor strategis, dan meredam kepanikan pasar. Dalam bahasa sederhana, DSI bisa menjadi shock absorber baru bagi ekonomi Indonesia," paparnya.
Sebagai informasi latar belakang, Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) merupakan badan baru yang dibentuk pemerintah untuk mengelola dan mengintegrasikan ekspor nasional lewat satu pintu.
Kebijakan ini mulai berlaku secara resmi dengan masa transisi 1 Juni sampai 31 Agustus 2026 sebelum implementasi penuh pada 1 Januari 2027.
Baca tanpa iklan