Ringkasan Berita:
- Aktivitas distribusi komoditas energi batu bara melalui moda perkeretaapian mengalami peningkatan.
- Pada April mencapai 936.244 ton, naik 11% dibanding bulan sebelumnya 847 ribu ton.
- Peningkatan volume pada April menjadi sinyal positif terhadap peningkatan kebutuhan batu bara.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki triwulan kedua tahun 2026, KAI Logistik mencatatkan geliat kinerja khususnya pada segmen penanganan batu bara.
Momentum positif tersebut didorong kinerja dengan capaian volume tertinggi pada April 2026 sebesar 936.244 ton, atau meningkat lebih dari 11% dibandingkan bulan sebelumnya Maret 2026 yang berada di kisaran 847 ribu ton.
Kinerja tersebut juga melampaui 21?ri target April 2026, mencerminkan meningkatnya aktivitas distribusi komoditas energi strategis melalui moda perkeretaapian.
Baca juga: Kebutuhan Izin Angkutan Barang Khusus Meningkat Seiring Pertumbuhan Logistik
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan menyampaikan, capaian ini menunjukkan mulai menguatnya pergerakan bisnis batu bara pada triwulan kedua, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap moda kereta api sebagai solusi logistik yang andal, efisien, dan berkelanjutan.
"Peningkatan volume pada April menjadi sinyal positif terhadap penguatan aktivitas distribusi batu bara. Selain dipengaruhi kebutuhan energi yang tetap kuat, capaian ini juga merupakan hasil strategi perusahaan dalam memperkuat kapasitas layanan melalui optimalisasi infrastruktur terminal bongkar muat," ujar Yuskal dikutip Sabtu (30/5/2026).
Salah satu strategi yang menjadi mendorong peningkatan tersebut adalah pengoperasian Container Yard (CY) 2 Merapi sejak Maret 2026, di mana CY 2 Merapi diproyeksikan mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api per tahun.
Menurutnya, dengan pengoperasian optimal pada dua jalur, kapasitas layanan bahkan berpotensi meningkat hingga 10 rangkaian kereta api per hari.
Secara keseluruhan, fasilitas ini diperkirakan dapat berkontribusi terhadap angkutan batu bara hingga 3 juta ton per tahun, sehingga memperkuat kapasitas distribusi komoditas energi nasional.
KAI Logistik optimis layanan penanganan batu bara akan terus menjadi salah satu penopang utama kinerja perusahaan sepanjang tahun 2026.
Baca juga: Bidik Rute Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia
Dengan kapasitas angkut mencapai 27 juta ton per tahun, Yuskal menyampaikan, KAI Logistik berperan sebagai bagian dari ekosistem strategis dalam rantai pasok energi nasional melalui layanan yang tersedia di enam terminal batu bara di Sumatera Selatan.
Optimalisasi terminal bongkar muat, penguatan kapasitas angkut, dan peningkatan kualitas layanan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan distribusi batu bara berjalan aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.
"Ke depan, kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring peningkatan kapasitas layanan dan kebutuhan distribusi energi nasional. KAI Logistik akan terus beradaptasi terhadap kebutuhan industri melalui penguatan infrastruktur dan layanan yang semakin andal," tutur Yuskal.
Baca tanpa iklan