News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Cegah Corona, Apa Bedanya Social Distancing dengan Lockdown ?

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Social Distancing - Perbedaan Social Distancing dan Lockdown di Tengah Wabah Corona

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah maraknya virus corona atau Covid-19 keluar istilah-istilah yang mungkin masih asing untuk sebagian masyarakat.

Istilah paling umum yakni Social Distancing dan Lockdown.

Melansir en.wikipedia.org, Senin (16/3/2020), Social distancing adalah serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

Kantongi 6000 Kasus Covid-19, Spanyol Lockdown Nasional (Youtube Sky News Australia)

Sementara itu, Lockdown adalah sebuah protokol darurat yang biasanya mencegah orang untuk masuk atau meninggalkan suatu daerah.

Lockdown biasanya hanya dapat diprakarsai oleh seseorang yang memiliki otoritas tinggi.

Baca: Bentengi Diri dari Virus Corona, Inilah 15 Makanan yang Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Baca: 4 Salah Kaprah Wabah Virus Corona yang Buat Penyebarannya Makin Memburuk di Indonesia

Diwartakan Kompas.com, Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan, Indonesia belum akan melakukan lockdown.

Hal tersebut disampaikan Jokowi pada Jumat (13/3/2020).

Dokter Panji Hadisoemarto, MPH, lulusan Harvard T.H.Chan School of Public Health dan Dosen Departemen Kesehatan Publik dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran menyambut baik hal tersebut.

Panji mengungkapkan, saat ini hal yang lebih penting dilakukan dibanding lockdown adalah social distancing atau menjaga jarak sosial.

"Saya tidak bisa menjawab dengan pasti (kapan harus dilakukan social distancing), tapi satu jawaban tentatif yang selalu saya berikan adalah 'The sooner the better' (semakin cepat semakin baik)," ujarnya.

Dikatakan Panji, social distancing sendiri memiliki skala yang luas.

Social distancing bisa dilakukan secara individu dengan menghindari keramaian atau orang yang sedang sakit, atau dilakukan oleh pemerintah dan otoritas dengan memberlakukan kebijakan untuk tidak ke kantor dan berkerumun.

Senada dengan Panji, Dokter Nafsiah Mboi SpA, MPH mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan, social distancing dan larangan perjalanan (travel ban) sebaiknya dilakukan secepatnya tanpa menunggu data.

Baca: Menhub Budi Karya Positif Corona, Bagaimana Kondisi Menteri-menteri Jokowi?

Baca: Sempat Satu Acara dengan Budi Karya yang Positif Corona, Ridwan Kamil Langsung Cek: Negatif

Lantas bagaimana cara mencegah virus corona dengan social distancing?

Berikut 5 cara menerapkan Social Distancing sebagaimana Tribunnews kutip dari forbes.com:

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini