News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Apa Kabar Wuhan China? Media Sebut Nol Kasus dalam 2 Hari, Persiapan Sekolah

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota staf RS memberikan hormat kepada pasien virus corona yang sembuh dan telah menyelesaikan 14 hari karantina di pusat rehabilitasi di Wuhan pada tanggal 10 Maret 2020. (Xinhua/Xiong Qi)

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa sebanyak 32 orang tekah meninggal karena virus corona atau Covid-19 hingga Jumat (20/3/2020) hari ini.

Lonjakan angka kematian terjadi dari kemarin sebanyak 19 warga meninggal kini bertambah tujuh orang menjadi 32 orang.

Sementara jumlah kasus per hari ini menjadi 369 kasus dari hasil 60 temuan kasus baru.

Baca: Kondisi Rumah Sakit Terpadat Kasus Covid-19 di Italia: Ruang Tunggu Bagai ICU

Kendati demikian, sebanyak 17 pasien sembuh dan dipulangkan.

Data di atas berbanding terbalik dengan China.

Selama dua hari ini Negeri Panda ini mencatatkan nol kasus Covid-19.

Foto yang diambil pada 18 Maret 2020 menunjukkan warga berbaris untuk mengambil daging babi yang dikirim ke kompleks karantina mereka di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pada Kamis (19/3/2020), China melaporkan tidak ada kasus baru dalam virus corona untuk pertama kalinya sejak wabah ini muncul. (STR / AFP)

Seperti yang dikutip Tribunnews.com dari mothership.sg, daratan China melaporkan nol kasus Covid-19 selama dua hari berturut-turut.

Namun, kemarin Kamis (19/3/2020), Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan ada 39 kasus baru yang dikonfirmasi.

Sejatinya, 39 kasus tersebut merupakan kasus impor atau kasus yang berasal dari luar China ditemukan di daratan China.

Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China daratan sejauh ini adalah 80.967.

Baca: Pernyataan Presiden Jokowi Terkini Terkait Penanganan Covid-19

Apa kabar Wuhan?

Wuhan, ibukota provinsi Hubei tengah, dilaporkan tidak menemukan kasus baru untuk hari kedua per Jumat ini..

Dari infeksi impor baru, 14 berada di Guangdong, delapan di Shanghai dan enam di Beijing.

Adapun korban tewas akibat virus iniĀ  telah mencapai 3.248 pada akhir Kamis, naik tiga angka dari hari sebelumnya.

Pada 18 Maret, pihak berwenang Hubei mengumumkan bahwa mereka membuka sebagian perbatasannya untuk memungkinkan warga yanbg sahet meninggalkan provinsi.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini