News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Distribusi APD dan Rapid Test Berdasarkan Peta Persebaran Pasien Positif per Provinsi

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara pemerintah Indonesia untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan sebanyak alat pelindung diri (APD) dan 125 ribu rapid test akan segera didistribusikan.

Pembagian kedua kebutuhan medis ini akan disesuaikan peta persebaran pasien positif COVID-19 per provinsi.

"Berdasarkan distribusi provinsi inilah kemudian pemerintah pusat melaksanakan distribusi APD, alat screening test, distribusi masker, dan distribusi obat-obatan," kata Yurianto, dikutip dari channel YouTube BNPB, Senin (23/3/2020). 

Yurianto berharap penyediaan berbagai macam fasilitas medis di atas dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Terutama yang terpapar oleh virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China. 

"Sehingga kita bisa lebih efektif melakasanan pelayanan dan perawatan kepada warga yang sedang sakit COVID-19," tandasnya.

Baca: Pertamina Lubricants Kirim Bantuan APD Untuk Tenaga Medis di RS Penanganan Corona

Diberitakan sebelumnya jumlah kasus positif Corona di Indonesia kembali bertambah.

Hingga Senin, jumlah pasien terinfeksi Corona naik menjadi 579 dari sebelumnya 514 orang. 

Terdapat kenaikan 65 kasus baru dari berbagai provinsi. 

Angka kematian juga terus meningkat.

Data jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia (Tangkap layar channel YouTube BNPB)

Dari sebelumnya 48 pasien, kini bertambah menjadi 49 kasus kematian atau terdapat 1 kasus kematian tambahan. 

Data tersebut merupakan data yang dihimpun pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB. 

Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah.

Kini, terdapat  30 pasien dinyatakan sembuh atau bertambah 1 orang dari jumlah pasien sembuh pada Minggu (22/3/2020) kemarin. 

Baca: Ancaman Pidana bagi Orang Memaksa Berkumpul saat Wabah Corona

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini