News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Ini Lima Strategi Singapura untuk Meredam Penyebaran Virus Corona

Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi virus corona.

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Ketika Singapura mengumumkan kasus pertama virus corona di sana di akhir Januari, warganya sempat panik.

Kalau warga Australia memborong tisu toilet, banyak warga Singapura menyerbu ke supermarket untuk membeli mie instan.

Singapura pernah mengalami wabah SARS di tahun 2003 yang menewaskan 33 orang dan sadar betul dengan kemungkinan wabah baru akan mengancam perekonomiannya.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong kemudian berusaha menenangkan warga dengan mengatakan "jangan panik" dan menambahkan "tidak perlu saat ini menumpuk mie instan di rumah".

Komunikasi yang jelas adalah salah satu senjata yang digunakan Pemerintah Singapura melawan virus corona, terutama di jaman yang mengandalkan media sosial.

Sementara banyak negara lain kewalahan menangani COVID-19, apa yang dilakukan Singapura sekarang dianggap contoh yang bisa dilakukan yang lain.

Sejauh ini, angka penularan dan jumlah yang meninggal di Singapura jauh lebih rendah dibandingkan negara lain, meski sekolah dan universitas masih dibuka.

Bisnis memang terganggu, namun negera kecil tersebut belum ditutup sepenuhnya, tidak seperti yang dilakukan beberapa negara lain seperti Italia, Spanyol, Prancis, dan sebelumnya China.

Namun dengan banyak warga Singapura mulai kembali dari luar negeri, sebagian diantara mereka membawa virus tersebut.

Sekarang angka penularan meningkat lagi dan strategi Singapura mendapat ancaman.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah strategi Singapura ini akan berhasil dan patut dijadikan contoh oleh negara-negara lain?

Inilah lima strategi yang sudah dilakukan Singapura menghadapi COVID-19 yang bisa dikatakan relatif berhasil.

1. Punya perencanaan dan diterapkan segera

Mungkin yang paling penting adalah pemerintah Singapura sudah memiliki kebijakan apa yang harus dilakukan bila ada wabah terjadi.

Kebijakan itu dikembangkan setelah wabah SARS di tahun 2003 dan diterapkan segera setelah virus corona muncul di Wuhan akhir Desember.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini