News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

PSBB Jakarta, Ketua FAKTA Ajak Aplikator Ojek Online Lebih Peduli pada Mitra Pengemudi

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengemudi ojek daring (ojek online) menunggu orderan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2020).

TRIBUNNEWS.COM - Dampak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta di hari pertama, Jumat (10/4/2020) langsung dirasakan para pengemudi ojek online (ojol).

Fitur GoRide 'menghilang' dari tampilan aplikasi Gojek para penggunanya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Demikian pula layanan GrabBike di wilayah DKI Jakarta yang resmi dinonaktifkan sementara oleh Grab.

Para driver ojol pun semakin sulit mendapatkan penghasilan di tengah pandemi covid-19.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan mengungkapkan, banyak pengemudi ojol yang berkeluh kesah kepadanya.

Tigor pun mengajak pihak aplikator untuk memberikan keuntungannya kepada mitra pengemudi.

"Marilah aplikator juga mau memberi dari keuntungannya kepada mitra pengemudinya di masa sulit sekarang," ungkap Tigor kepada Tribunnews melalui keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan (Tribunnews/Gita Irawan)

Baca: Jika Positif Covid-19, Driver Grab akan Diberi Santunan Rp 1,5 Juta dan Rp 3 Juta

"Kepada orang lain saja kita berbuat baik, apalagi kepada mitra usaha kita yang selama ini memberikan kenikmatan keuntungan sangat besar kepada kita," imbuhnya.

Tigor tak mengelak jika saat ini memang masa sulit bagi siapa saja di Indonesia.

"Bahkan masyarakat global yang sedang menghadapi darurat wabah virus corona atau covid-19 ini," ungkapnya.

Namun, rakyat miskin dan rentan miskin lebih merasakan kondisi sulit ini.

"Kondisi sulit ini lebih terasa bertubi-tubi kesulitannya bagi rakyat miskin dan rentan miskin seperti para pengemudi ojol," ujarnya.

Baca: PSBB Jakarta, Grab Nonaktifkan Sementara Layanan GrabBike di Ibu Kota

Tigor menyebut sudah saatnya mengdepankan empati di masa sulit ini kepada sesama.

"Sulit bagi kita manusia bisa berusaha dengan baik tetapi mitra usaha kita mati kelaparan. Tetapi bisa kita mau berusaha bersama mitra kita dengan menjalankan bisnis secera beretika," ungkapnya.

Menurut Tigor, sebagai hendaknya tetap menjunjung kemanusiaan sebagai spirit menjalankan bisnis.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini