News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Jokowi Minta Program Bantuan Sosial segera Direalisasikan: Ini Sangat Mendesak

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jokowi meminta Mensos dan Menkeu segera mempersiapkan program bantuan sosial yang telah direncanakan agar program itu dapat segera direalisasikan.

"Sehingga kita bisa memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan pokok dan harga masih terjangkau," sambungnya.

Menurut Jokowi, hasil panen ke depan juga perlu dilihat secara detail.

"Mungkin panen yang ini baik, tapi panen nanti yang pada penanaman yang ke bulan Agustus, September, nanti betul-betul dilihat secara detail sehingga tidak mengganggu produksi maupun distribusi bahan-bahan pangan yang ada," kata Jokowi.

Data Kasus Corona Harus Terintegrasi

Dalam Ratas tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta data-data informasi kasus Covid-19 terintegrasi.

Data kasus Covid-19 tersebut meliputi daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), kasus positif, pasien sembuh, pasien meninggal dunia, hingga jumlah masyarakat yang telah melakukan PCR.

Jokowi juga meminta seluruh daftar kasus Covid-19 tersebut dapat terdaftar dengan baik.

"Berkaitan dengan data-data informasi, saya minta data-data informasi benar-benar terintegrasi semua kementerian masuk ke gugus tugas sehingga informasi itu semuanya ada, semuanya menjadi jelas dan terdaftar dengan baik," kata Jokowi.

BERAKING NEWS Presiden Jokowi Luncurkan Bansos Khusus untuk Supir 600 Ribu selama 3 Bulan (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)

Lebih lanjut, Jokowi pun meminta perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dapat diperbarui per harinya dan lebih terpadu serta terbuka.

Dengan begitu, Jokowi berharap setiap orang dapat mengakses data tersebut dengan baik.

"Harusnya ini setiap hari bisa diupdate dan lebih terpadu. Data terpadu ini menyangkut PDP, ODP, yang positif, yang sembuh, yang meninggal, jumlah yang sudah di-PCR berapa, ada semuanya dan terbuka," tegas Jokowi.

"Sehingga semua orang bisa mengakses data itu dengan baik," tambahnya.

10 Ribu PCR Per Hari 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan saat ini tes polymerase chain reaction (PCR) perlu untuk diperluas jangkauannya.

"Saat ini, tes PCR ini betul-betul bisa diperluas jangkauannya dan mengurangi tumpukan pemeriksaan sampel terutama di daerah episentrum," kata Jokowi. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini