News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

China Sindir AS Soal Virus Corona Lewat Film Animasi 

Penulis: Febby Mahendra
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi virus corona

TRIBUNNEWS.COM, SHANGHAI - China merilis film animasi pendek berjudul  Once Upon a Virus yang mengejek respons Amerika Serikat (AS) terhadap Covid-19. Film itu menggunakan tokoh-tokoh mirip lego untuk mewakili kedua negara.

Washington dan Beijing belakangan terlibat perang kata-kata tentang asal-usul virus yang muncul di Kota Wuhan, China, pada akhir tahun lalu.

Dalam animasi yang diunggah secara daring oleh kantor berita resmi China, Xinhua, tirai merah terbuka dan menampilkan sebuah panggung yang menampilkan tokoh-tokoh seperti lego dalam bentuk seorang prajurit terakota mengenakan topeng wajah dan patung liberty.

Baca: Jepang Perkenalkan Gaya Hidup Baru Antisipasi Penyebaran Covid-19

Baca: Calon Petahana yang Manfaatkan Bansos Corona untuk Kampanye Bakal Dicoret

Baca: Update Virus Corona Global 5 Mei 2020: Total 3,6 Juta Orang Terinfeksi, 1,1 Juta Orang Telah Sembuh

"Kami menemukan virus baru," kata prajurit itu. “Terus? Itu hanya flu," jawab patung liberty. Ketika prajurit mengeluarkan peringatan tentang virus dan menyebut tonggak sejarah suram dalam wabah China, patung liberty menjawab tak acuh.

"Apakah kamu mendengarkan dirimu sendiri," tanya prajurit itu ketika patung liberty mulai memerah karena demam dan dipasangi infus.

"Kami selalu benar, meskipun kami bertentangan dengan diri kami sendiri," jawab patung itu. "Itulah yang saya sukai tentang Anda orang Amerika, konsistensi Anda," kata prajurit itu.

Sejak dirilis 29 April di saluran YouTube resmi Xinhua, New China TV, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali dan di-retweet oleh beberapa diplomat China.

Baca: Setelah Libur 3 Bulan karena Corona, Siswa di Vietnam Kembali Sekolah

Baca: Ini Lima Arahan Terbaru Presiden Jokowi Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Baik YouTube dan Twitter diblokir di China, meskipun diplomat China telah semakin banyak menggunakan media sosial global untuk menyiarkan pesan mereka.

Reaksi media sosial terhadap video itu beragam.  Pengguna Twitter "masood mortazavi" setuju pada  pesan dalam video itu, dan mengatakan, "Kebodohan AS sudah tidak lagi mengagetkan."

Tetapi beberapa komentar meluncurkan tagar  "ChinaLiedPeopleDied" atau menunjukkan Presiden China Xi Jinping dalam berbagai visual yang berhubungan dengan virus. Sejumlah orang lain menghubungkannya dengan Partai Komunis Tiongkok (PKC).

"Propaganda yang cerdik. Mana bagian saat PKC menutupi fakta dan secara terbuka mempermalukan seorang dokter pahlawan yang kemudian meninggal?" kata pengguna Twitter "AC".

Bukti signifikan

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyebutkan terdapat sejumlah bukti signifikan virus corona berasal dari laboratorium (lab) China. Namun ia mempermasalahkan kesimpulan badan intelijen AS yang menyebut virus itu bukan buatan manusia.

"Terdapat sejumlah bukti signifikan bahwa ini bersumber dari laboratorium di Wuhan," kata Pompeo kepada program "This Week" di ABC. 

Pompeo lantas membantah pernyataan agen senior intelijen AS pekan ini yang mengatakan virus tersebut tampaknya bukan buatan manusia atau dimodifikasi secara genetik. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini