News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Hari Ini Putin Longgarkan Lockdown Rusia, Pekerja Bisa Kembali Beraktivitas

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mobil-mobil bergerak perlahan di sepanjang jembatan di kemacetan lalu lintas di pusat kota Moskow pada 6 Maret 2020. Pemerintah Rusia keluarkan aturan ancaman 5 tahun penjara bagi warganya yang tidak karantina mandiri Virus Corona selama 14 hari.

Sementara nenek bernama Zinaida Korneva memiliki cara lain untuk menggalang dana yang dikhususkan untuk keluarga dokter serta tenaga medis yang gugur saat menangani pasien corona.

Dikutip Tribunnews.com dari stripes.com, Korneva meluncurkan sebuah situs yang berisi video-video dirinya.

Dalam video-video itu, Korneva menceritakan kisahnya selama berperang dan bergabung dalam Red Army atau pasukan militer nasional Rusia.

Pada sebuah video, Korneva menyebut nama Moore dan mengakui inisiasi galang dana ini terinspirasi dari sang kapten.

Baca: Terinspirasi Kapten Moore, Pria 100 Tahun Jalan 100 Putaran Sambil Puasa untuk Galang Dana Corona

Baca: Veteran Perang Dunia II Galang Dana Corona Rp 583 M, Ratu Elizabeth Beri Kado Ulang Tahunnya ke-100

"Halo Tom. Aku sudah menyimak kisahmu. Kau adalah sosok yang kuat dan prajurit sejati," ungkap Korneva.

Korneva menganggap, dirinya dan Moore sejak dulu hingga sekarang memiliki misi yang sama.

"Kita mengalahkan fasisme bersama-sama pada 1945. Sekarang, kita bersama-sama berjuang melawan virus ini," ujarnya.

Tak hanya menyebut Moore sebagai inspirasinya, Korneva juga memberi hadiah spesial untuk sang kapten.

Korneva menghadiahinya sepasang kaus kaki yang ia rajut sendiri.

"Semoga kaus kaki ini bisa menghangatkanmu dengan cinta dari Rusia," ucap Korneva.

Pada Selasa (5/5/2020), galang dana Korneva sudah mencapai 26.000 dolar AS atau sekitar Rp 395,5 juta.

Dalam lima hari ke depan, Korneva berharap bisa mengumpulkan dana paling tidak 40.000 dolar AS atau sekitar Rp 608 juta.

(Tribunnews.com/ Chrysnha, Ifa Nabila)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini