News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Deteksi Covid-19, Lebih dari 229 Ribu Spesimen Telah Diperiksa dengan PCR dan TCM per 22 Mei

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah terus melakukan pelacakan terhadap kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) yang masih berada di tengah masyarakat.

Hingga Jumat (22/5/2020), lebih dari 229 ribu spesimen telah diperiksa.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta Jumat Sore.

"Untuk spesimen akumulatif yang kita periksa sampai hari ini sebanyak 229.334 spesimen," ujar Yuri yang dikutip dari tayangan YouTube BNPB Indonesia.

"Hari ini kami melakukan pemeriksaan spesimen kemudian melakukan validasi data untuk kepentingan tracing sebanyak 9.359 spesimen,"lanjutnya. 

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto (Tangkap layar channel YouTube BNPB)

Kemudian Yuri merinci data yang telah diterimanya terkait pemeriksaan tersebut.

"Dari jumlah ini kemudian yang kita dapatkan hasilnya kasus konfirmasi Covid-19 meningkat sebanyak 634 orang."

"Sehingga totalnya (kasus positif) menjadi 20.796 orang," tegas Yuri. 

Sementara angka kesembuhan kata Yuri bertambah 219 orang sehingga total kesembuhan mencapai 4.575 orang.

Di sisi lain jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 pada hari ini naik 48 orang .

Penambahan in membuat angka kematian di Indonesia menjadi 1.326.

Baca: Update Covid-19 di Indonesia 22 Mei: 20.796 Positif Corona, 1.326 Meninggal, dan 5.057 Sembuh

Baca: Pasien Positif Corona Naik Hampir 1000 Orang dalam Sehari, Ridwan Kamil Sindir yang Belanja Baju

Lebih lanjut, Yuri menyebut pemeriksaan spesimen terkait Covid-19 dilakukan melalui dua metode.

Yakni menggunakan real-time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Sudah ada 69 laboratorium PCR yang sekarang aktif, serta 35 laboratorium tes cepat molekuler (TCM)  yang aktif," ungkapnya. 

Kemudian Yuri mengungkapkan terkait data secara akumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga 22 Mei 2020.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini