News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Pertambahan Kasus Corona Masih Tinggi, RS Khusus Covid-19 Perlu Ditambah

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya kasus positif covid-19 beberapa waktu belakangan ini membuat Ketua MPR Bambang Soesatyo khawatir. Pertambahan kasusnya per hari berjumlah 1.000 lebih untuk seluruh Indonesia.

Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyarankan ada penambahan rumah sakit khusus covid-19.

"Salah satu upaya yang sangat krusial dalam penanganan pandemi COVID-19 adalah ketersediaan sarana dan prasarana medis. Khususnya, ketersediaan rumah sakit khusus COVID-19. Saat ini daya tampung rumah sakit yang ada belum memadai jika dibandingkan dengan jumlah pasien yang membutuhkan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (14/6/2020).

Bamsoet mengatakan, penambahan rumah sakit khusus juga diperlukan dalam mempercepat penanganan COVID-19.

Adapun rumah sakit khusus yang dimaksud terpisah dari rumah sakit yang melayani pasien umum yang tentunya dengan berbagai alasan dan pertimbangan.

Namun kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, rumah sakit khusus covid-19 saat ini baru terisi 60 persen dari total kapasitas.

Selain itu, menurutnya pasien Corona juga tidak berkumpul di satu kota.

Baca: Ibu dan Bayi 2 Bulan Positif Corona, Diduga Tertular Nenek yang Kerja di Pabrik Rokok

"Tingkat hunian RS seluruh Indonesia sekitar 60 persen. RS Lapangan Surabaya disiapkan sampai dengan 500 tempat tidur baruĀ terpakai sekitar 50-an, pasien COVID tidak ngumpul di satu kota," ucapnya.

Selain itu, Yuri juga mengatakan meskipun semua itu sifatnya dinamis, namun menurutnya saat ini semua pihak harus realistis menanggapinya.

"Semua dinamis, tetapi harus realistis juga," ujar Yuri.

Nihil Kasus

Sementara itu, enam provinsi mencatatkan nol kasus Covid-19, pada Minggu (14/6/2020).

Keenam Provinsi tersebut yakni Gorontalo, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, dan Riau.

"Terdapat 22 provinsi yang angka kasus barunya di bawah 10," kata Yurianto.

Ada juga provinsi yang mencatatkan paling tinggi temuan kasus positif Covid-19 yakni Jawa Timur 196 kasus, Sulawesi Selatan 133 kasus, Jakarta 117, Jawa Tengah 113 kasus, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan masing-masing 70 kasus.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini