Dokter Tonang juga menanggapi adanya maskapai penerbangan yang menyediakan rapid test murah.
"Berbagai maskapai menawarkan, dan betul kok hanya Rp 95 ribu, bener enggak ini, ada juga yang gratis untuk 500 orang pertama," ungkap Tonang.
Keadaan ini disebut Tonang kembali bisa menyudutkan rumah sakit.0
"Rumah sakit bisa dituding lagi ini nanti, 'kok rumah sakit tinggi, cari untung lagi' jadi kita sama-sama tidak nyaman," kata Tonang.
Sehingga Tonang berharap pemerintah dapat menyamakan harga atau mengurangi variasi biaya tes corona di Indonesia.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto)
Baca tanpa iklan