News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Perjalanan India Perangi Covid-19: Bertambah Sejuta Hanya 13 Hari hingga Duduki Peringkat 2 di Dunia

Penulis: Inza Maliana
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Perjalanan India memerangi pandemi Covid-19, jutaan orang melakukan pengujian setiap harinya. Tampak seorang petugas tengah melakukan pengujian.

TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan India memerangi pandemi Covid-19 agaknya masih panjang.

Kini, negara tersebut telah melampaui Brasil untuk menjadi negara yang terdampak paling parah kedua di dunia.

Rekor baru India, sebanyak 90.802 kasus konfirmasi positif telah tercatat dalam 24 jam terakhir pada Senin (7/9/2020) kemarin.

Sehingga, menurut data Kementerian Kesehatan setempat, jumlah kasus Covid-19 di India menjadi 4.204.613.

India hanya memerlukan waktu selama 13 hari untuk menaikkan angka dari 3 juta menjadi 4 juta kasus corona.

Sedangkan Brasil, kala itu membutuhkan 25 hari dan Amerika Serikat membutuhkan waktu 16 hari.

Seorang petugas kesehatan mengambil sampel di pusat tes di New Delhi, India. (Sky News)

Baca: Dokter di India Kelelahan Berjuang Melawan Lonjakan Kasus Covid-19

Dengan catatan harian di angka 90.000, India memiliki rekor tingkat infeksi tertinggi di dunia.

Menurut data Kementerian Kesehatan setempat, kurang dari seperempat kasus ini tergolong aktif dan tingkat pemulihannya lebih dari 77 persen.

Kendati demikian, tingkat kematian di India mungkin tergolong rendah yakni berada di angka 1,7 persen.

Bahkan, angka tersebut menjadi salah satu tingkat terendah di dunia.

Sejauh ini, angka terbaru menunjukkan lebih dari 72.000 orang telah dilaporkan meninggal karena virus corona.

Hingga kini, para ahli pun masih mempertanyakan mengapa tingkat kematian di negara tersebut sangat rendah.

lonjakan infeksi setiap hari membuat kasus COVID-19 India mencapai 2 juta jiwa. (Sky News)

Baca: Geser Brasil, India Catat Jumlah Kasus Covid-19 Capai 4,2 Juta

Namun, ada beberapa ahli yang menjelaskan soal kemungkinan alasan yang potensial.

Seperti populasi di India yang lebih muda, jenis Covid-19 yang berpotensi kurang ganas, sistem kekebalan yang kuat hingga tingkat panas yang tinggi di negara itu.

Diketahui, pemerintah India telah meningkatkan kemampuan pengujiannya dengan lebih dari satu juta pengujian setiap hari.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini