News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Indonesia Luncurkan Program Ketahanan Kesehatan Global untuk Mencegah Pandemi Berikutnya

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi.Tim kesehatan Pelabuhan menuntun kedua Anak Buah Kapal (ABK) yang terjangkit penyakit menular Flu Burung keluar dari Kapal Queen Soya menuju tenda khusus evakuasi saat Simulasi Penanggulangan Public Health Emergency Of Internasional Concern (PHEIC) di Pelabuhan Samarinda, Selasa (25/9/2012). Simulasi PHEIC disaksikan kepala sub Direktorat Jenderal Karantina Kesehatan (Karkes) Direktorat Jenderal Pengendalian Lingkungan (Ditjen PP dan PL) Kementrian Kesehatan RI, dr Zahimir Setiawan, Wawali Samarinda Nusyirwan Ismail Kepala Adpel Samarinda Bay M Hasani, Perwakilan KPPP. (TRIBUN KALTIM /NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

“Selain dampak kesehatan yang luar biasa, COVID-19 telah mengganggu ketahanan pangan dan ekonomi dunia. Secara global, setidaknya lebih dari 132 juta orang diprediksi menderita sebagai akibat dari COVID-19. Kita tidak ingin keadaan darurat kesehatan global seperti ini terjadi lagi. Kita perlu mendeteksi potensi wabah sedini mungkin dan FAO selalu siap bekerja sama dengan Indonesia untuk merespons lebih awal dan secara efektif.” kata Richard Trenchard, Perwakilan ad interim FAO untuk Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam menangani penyakit menular yang muncul,” kata Pelaksana Tugas Wakil Direktur Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Indonesia Laura Gonzales.

“Melalui pendekatan One Health, Program Ketahanan Kesehatan Global USAID akan menurunkan risiko zoonosis dan penyakit infeksi, resistansi antimikroba, serta ancaman biologis lainnya dengan memperkuat sistem kesehatan hewan Indonesia. GHS akan melanjutkan keberhasilan sebelumnya - dan pembelajaran yang kita dapatkan dari respons COVID-19 - untuk lebih mengasah kemampuan deteksi, kesiapsiagaan, serta respons zoonosis dan penyakit infeksi di Indonesia.”

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini