Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Mulyono Machmur mengatakan jika paradigma baru penyuluh pertanian harus berupa jasa informasi, lokalita, berorientasi agribisnis, pendekatan kelompok, fokus kepentingan petani, pendekatan humanisti-egaliter, profesional, akuntabel, dan memuaskan petani.
“Yang masih sangat jauh itu memuaskan petani. Kalau penyuluh di bawah dinas, hanya merintah-merintah dan mengamankan program dari dinas,” jelasnya. (*)
Baca tanpa iklan