Pada game kedua, Indonesia menurunkan komposisi hero Yi Sun-shin, Chou, Grock, Lunox, dan X Borg. Sementara itu, Mesir membalas dengan draft Cecilion, Hayabusa, Cici, Irithel, dan Gatotkaca.
Memasuki Land of Dawn, Indonesia sempat dikejutkan oleh agresivitas Mesir yang tampil menekan sejak early game.
Tekanan tersebut membuahkan hasil, dengan Mesir berhasil mengamankan first blood serta dua Turtle ketika pertandingan memasuki menit kelima.
Kendati tertinggal, Indonesia mampu bangkit dan meredam momentum Mesir. Dua turret di jalur top dan bottom sukses dihancurkan, membuat permainan kembali seimbang.
Momentum berbalik sepenuhnya ketika Indonesia berhasil mengamankan Lord pertama pada menit ke-10.
Serangan Lord tersebut membuka pertahanan Mesir, terutama setelah base turret bottom berhasil dihancurkan.
Mesir semakin terdesak usai kalah dalam team fight krusial pada menit ke-13 dalam perebutan Lord kedua.
Indonesia memanfaatkan situasi itu dengan sempurna, menutup game dan mengakhiri perlawanan Mesir dalam 17 menit.
Kemenangan ini mengantarkan Indonesia ke partai final, sekaligus membuka peluang untuk meraih back to back juara IESF WEC MLBB Women.
(Tribunnews.com/Ali)
Baca tanpa iklan