TRIBUNNEWS.COM – Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship semakin dekat dan dipastikan akan digelar di Jakarta, Indonesia, pada Januari 2026. Sebelum memasuki babak utama, rangkaian kompetisi akan diawali dengan fase Wild Card yang tak kalah menarik untuk disimak.
Babak Wild Card M7 World Championship menjadi salah satu fase yang paling dinantikan, khususnya oleh para pendukung ONIC Esports.
Berdasarkan bagan resmi turnamen, salah satu tim Wild Card yang melaju ke final akan dipastikan berhadapan dengan ONIC, wakil Indonesia yang menyandang status kandidat kuat juara dunia.
Wild Card diikuti oleh delapan tim yang berasal dari region non-unggulan serta region baru Mobile Legends. Mereka akan saling bertarung demi satu tujuan utama, yakni mengamankan tiket ke Swiss Stage (fase grup) M7 dan bergabung dengan tim-tim elite dunia.
Format Wild Card dibagi ke dalam dua fase, yaitu fase grup dan play-off. Delapan tim akan dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke babak play-off (semifinal), sementara dua tim terbawah harus tersingkir lebih awal.
Pada babak semifinal, sistem yang digunakan umumnya adalah single elimination. Artinya, tim yang kalah langsung gugur. Dua tim terbaik Wild Card akan mendapatkan tiket ke Swiss Stage bersama 14 tim unggulan lainnya yang telah lebih dulu lolos.
Berikut 8 tim yang akan berlaga di babak Wild Card M7 World Championship:
- RLG SE (Kualifikasi Vietnam)
- Axe (MPL MENA #2)
- Boostgate Esports (MTC Turki #2)
- Virtus Pro (MLBB Continental Championship #2)
- Leon Esports (MCC Mekong)
- Guangzhou Gaming (MSC China #2)
- Team Zone (ENC Mongolia)
- Zeta Division (Kualifikasi Jepang)
Baca juga: Hadiah ONIC di Mobile Legends Games of The Future 2025, Ungguli MPL Indonesia
Namun, tantangan berat menanti salah satu tim yang mengamankan tiket dari Wild Card. Mereka harus langsung menghadapi ONIC Esports di Swiss Stage, sebuah ujian besar untuk mengukur kualitas mereka di panggung global.
Bagi ONIC sendiri, posisi ini menjadi keuntungan sekaligus tantangan. Tim berjuluk Raja Langit itu tengah berada dalam performa terbaik menjelang M7 World Championship, usai menjuarai turnamen internasional Games of The Future 2025 di Abu Dhabi.
Pada ajang tersebut, ONIC tampil dominan dengan menyingkirkan salah satu favorit juara M7, Aurora Gaming Philippines (PH), dengan skor meyakinkan 2-0 di babak semifinal.
Di partai final, Landak Kuning kembali menunjukkan superioritasnya dengan mengalahkan Aurora Gaming Turki secara telak 3-0.
Berkat kemenangan tersebut, ONIC berhak membawa pulang hadiah utama senilai sekitar Rp5,27 miliar. Nilai ini nyaris setara dengan total hadiah juara M7 World Championship yang mencapai 320 ribu dolar AS atau sekitar Rp5,3 miliar.
Sebelum bermimpi mengangkat trofi M7 dan membawa pulang hadiah fantastis tersebut, ONIC terlebih dahulu harus memulai langkah mereka di Swiss Stage dengan menghadapi runner-up Wild Card pada laga perdananya.
Laga ini akan menjadi pembuka perjalanan ONIC dalam upaya mengukir prestasi tertinggi di panggung Mobile Legends dunia.
Jadwal Wild Card M7 World Championship
Grup A
Baca tanpa iklan