TRIBUNNEWS.COM - Langkah ONIC di M7 World Championship 2026 harus tersendat pada laga kedua Swiss Stage setelah takluk dari Yangon Galacticos, Minggu (11/1/2026) malam WIB.
Bermain di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, tim tuan rumah yakni ONIC gagal membendung permainan solid wakil Myanmar tersebut.
Salah satu faktor kunci kekalahan ONIC adalah performa luar biasa EXP laner Yangon, Ying, yang menggunakan hero Valentina.
Ying menjadi mimpi buruk bagi ONIC lewat inisiasi-inisiasi krusialnya. Dengan menyalin ultimate hero milik Sora, ia kerap membuka team fight yang membuat tim Landak Kuning kehilangan momentum.
Dominasi Yangon dalam pertarungan tim membuat ONIC kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dalam kurun waktu 15 menit.
Hasil ini membawa Yangon Galacticos selangkah lebih dekat ke babak play-off dengan catatan dua kemenangan beruntun.
Sementara itu, ONIC kini berada di jalur krusial dan harus kembali berjuang di laga ketiga Swiss Stage melawan tim yang memiliki rekor serupa, yakni satu kemenangan dan satu kekalahan.
Sejumlah tim berpotensi menjadi lawan ONIC di laga berikutnya, di antaranya EVIL, Aurora Gaming (Turki), Black Sentence, Team Spirit, Team Zone, serta Aurora Gaming (Filipina).
Baca juga: Hadiah ONIC di Mobile Legends Games of The Future 2025, Ungguli MPL Indonesia
Laga penentuan ini akan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bagi ONIC untuk menjaga asa melangkah lebih jauh di M7 World Championship 2026.
Yang jelas, ONIC tak boleh kalah dua kali lagi jika tak ingin tersingkir lebih awal. Sementara tim yang meraih tiga kemenangan akan lolos ke play-off M7.
Jalannya Pertandingan ONIC vs Yangon Galacticos
Pada game dengan format Best of One ini, ONIC membuka draft pick dengan memilih Sora, Karrie, Leomord, Pharsa, dan Gatotkaca.
Sementara itu, Yangon Galacticos merespons dengan komposisi Valentina, Claude, Fanny, Hylos, serta Luo Yi.
Memasuki Land of Dawn, kedua tim langsung tampil agresif sejak early game.
Kontes Turtle pertama berhasil dimenangkan jungler ONIC, Kairi, lewat retri yang presisi.
Namun, momentum mulai berbalik pada Turtle kedua di menit ke-5. Yangon sukses mengamankan objektif tersebut sekaligus menumbangkan tiga pemain ONIC, membuat mereka unggul sekitar 1.000 gold.
Baca tanpa iklan