News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2025

Perjalanan dari Jeddah ke Makkah Habiskan 3 Jam, Antrean Panjang Terjadi di Checkpoint Perbatasan

Penulis: Dewi Agustina
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMERIKSAAN NUSUK - Polisi Arab Saudi memeriksa Kartu Nusuk penumpang bus Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara yang hendak memasuki Kota Makkah dari Jeddah. Antrean kendaraan mengular di sepanjang jalan menuju check point.

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Empat hari jelang puncak haji tanggal 5 Juni mendatang, akses lalu lintas di perbatasan Kota Jeddah - Makkah, padat, pada Minggu (1/6/2025) sore hingga malam hari.

Perjalanan ke Kota Makkah dari Kota Jeddah (berjarak 87,8 km) yang biasanya ditempuh hanya dalam waktu 1,5 jam perjalanan, Minggu tadi malam bahkan menjadi 3 jam perjalanan.

Hal ini disebabkan terjadinya antrean panjang di Nawwariyah Check Point atau di perbatasan jalan Al Madinah Al Munawarah.

Padatnya jalur Jeddah-Makkah ini disebabkan makin dekatnya puncak haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) yang tinggal 4 hari lagi.

Puncak haji akan berlangsung pada 9 Zulhijjah atau tanggal 5 Juni 2025.

Jemaah haji dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia diketahui sudah berada di Kota Makkah untuk menjalankan serangkaian ibadah jelang Wukuf di Arafah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Bandara termasuk tim Media Center Haji Daker Bandara Minggu (1/5/2025) sore bergeser ke Kota Makkah, setelah fase pemberangkatan jemaah haji reguler gelombang kedua berakhir pada Minggu (1/6/2025) dini hari.

Perjalanan dari Jeddah menggunakan bus dimulai pukul 17.15 Waktu Arab Saudi (WAS).

Awalnya perjalanan berjalan lancar.

Setelah satu jam perjalanan, bus berhenti di check point pertama, di perbatasan Kota Jeddah-Makkah.

Disini polisi memeriksa penumpang di dalam bus.

Tujuan utamanya adalah Kartu Nusuk.

Sebab Kartu Nusuk menjadi syarat utama jemaah yang hendak memasuki Kota Makkah.

Kartu Nusuk adalah identitas digital yang harus digunakan oleh seluruh jemaah haji selama berada di Arab Saudi.

Kartu ini menjadi semacam 'paspor perhajian' yang digunakan untuk mengakses lokasi dan layanan perhajian, termasuk di Masjidil Haram serta Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini