Fasli menjelaskan apabila Universitas Yarsi diajak terlibat, langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyusun pola penyiapan jamaah haji, pelaksanaan monitoring di Tanah Suci, serta intervensi medis yang diperlukan dalam berbagai skenario, termasuk kondisi darurat.
Menurut dia, hal yang perlu ditekankan pada jamaah terutama lansia yakni pengenalan budaya.
Baca juga: Serahkan Penyelenggaraan Haji ke BPH, Kemenag akan Fokus Urus Pendidikan dan Bimas Agama
Pasalnya, rata-rata calon jamaah adalah mereka yang belum pernah bepergian lintas pulau atau mengenal berbagai macam kecanggihan.
Baca tanpa iklan