Ringkasan Berita:
- Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf memastikan bahwa proses pemvisaan jemaah haji Indonesia untuk musim haji 1447H/2026M telah melampaui 95 persen.
- Ia menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji tahun ini hampir mencapai tahap final, dengan kesiapan layanan mendekati 100 persen.
- Kesiapan tersebut mencakup akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, memastikan proses penerbitan visa jemaah haji Indonesia untuk musim haji 1447H/2026M telah melampaui 95 persen.
Menurutnya, persiapan penyelenggaraan haji tahun ini hampir mencapai tahap final.
"Penerbitan visa juga telah mencapai lebih dari 95 persen," ujar Gus Irfan dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).
Ia menegaskan, secara keseluruhan kesiapan penyelenggaraan haji telah mendekati 100 persen.
Hal ini mencakup berbagai aspek layanan mulai dari akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah.
Menurut Irfan, kesiapan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah.
"Kami memastikan pelayanan yang berpusat pada jemaah, sejak persiapan, pelaksanaan, hingga kembali ke tanah air," katanya.
Adapun pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 22 April 2026.
Pemerintah juga telah bekerja sama dengan pihak syarikah di Arab Saudi, termasuk dalam distribusi kartu Nusuk yang akan diterima jemaah di embarkasi.
Baca tanpa iklan