News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

9 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci, PPIH Jamin Badal Haji Semua Jemaah yang Meninggal

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JEMAAH HAJI MENINGGAL - Kementerian Haji dan Umrah mencatat sembilan jemaah meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Foto petugas haji mendorong jemaah haji asal Embarkasi Yogyakarta Kloter 1 setibanya di Makkah, Kamis (30/4/2026). (Media Center Haji 2026)

Ringkasan Berita:

  • Kementerian Haji dan Umrah mencatat sembilan jemaah meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
  • Terdapat dua jemaah asal Bekasi dan Bukittinggi yang meninggal di Tanah Suci pada Minggu (3/5/2026).
  • Pemerintah memastikan seluruh jemaah yang meninggal dunia akan mendapatkan badal haji.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mencatat sembilan jemaah meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Terdapat dua jemaah asal Bekasi dan Bukittinggi yang meninggal di Tanah Suci pada Minggu (3/5/2026).

Baca juga: Alat Pelindung Diri bagi Jemaah Haji: Persiapan Wajib untuk Menjaga Kesehatan di Tanah Suci

"Pada hari Ahad, 3 Mei 2026 terdapat dua jemaah yang wafat di Madinah, yaitu Sudarto Marto Prawiro (73) asal Kabupaten Bekasi dan Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi," ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers virtual, Senin (4/5/2026). 

Ia menjelaskan, sebagian besar jemaah wafat disebabkan oleh penyakit penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru. 

Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan seluruh jemaah yang meninggal dunia akan mendapatkan badal haji.

 

Ba’dal Haji adalah istilah dalam Islam yang berarti ibadah haji yang dilakukan oleh seseorang atas nama orang lain.

"PPIH InsyaAllah menjamin badal haji bagi seluruh jemaah yang wafat," katanya.

Selain itu, Maria juga memaparkan kondisi layanan kesehatan jemaah haji Indonesia. 

Secara kumulatif, sebanyak 8.575 jemaah telah mendapatkan layanan rawat jalan. 

Sementara itu, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 172 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.

Adapun jumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi saat ini tercatat sebanyak 58 orang.

"Secara umum kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mendapatkan layanan medis secara optimal, baik di tiap kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini